Jum. Jul 3rd, 2020

komentarnews.com

Hanya Satu Untuk Semua

Tiga Tower SUTT Terdampak Bencana, PLN Amankan Sistem Kelistrikan Sulutgo

10 min read
Bagikan Ke :

Kotamobagu, KOMENTAR – Pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kab Bolmong dan Bolmut, didapati 3 Tower SUTT 150kV yang terdampak dan perlu penanganan segera untuk menjamin keamanan interkoneksi kelistrikan di sistem Sulutgo. Lokasi tower SUTT yang terdampak berada pada jalur Lolak – Boroko, yaitu tower 86, 91, dan 97.

General Manager PLN Unit induk Wilayah Suluttenggo, Christyono mengatakan, kondisi tower hasil inspeksi dari tim tanggap darurat PLN di lokasi, Tower 86 terkena banjir bandang dan fondasi berada di jalur air dan material banjir bandang. Kondisinya sementara aman dan terus dalam pengawasan dan pengamanan dari gerusan air dan material banjir. Tower 91 dalam kondisi kritis karena berada di tepi tebing akibat longsor dan salah satu kaki tower berpotensi tergerus oleh longsoran yang akan berakibat ketidakstabilan tower. Sedangkan Tower 97 dalam kondisi miring akibat longsor.

Berita Terkait :  Sholat Id Masjid Baitul Ilmi Ikuti Protokol Kesehatan

“Sehari setelah kejadian bencana, PLN UIKL Sulawesi telah menurunkan petugas dengan jumlah hampir 50 personil dan peralatan termasuk tower emergency set dari Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Manado ke lokasi untuk segera mengatasi dan mengamankan tower yang terdampak. Selain itu juga tim UPT Palu dan UPT Makassar akan segera bergabung untuk mempercepat penanganan dan pemulihan kondisi SUTT 150 kV. Namun demikian kondisi sistem transmisi SUTT 150 kV sistem Sulutgo secara umum masih dalam kondisi aman dan tetap beroperasi normal,” ujar Christyono.

Sedangkan di sisi jaringan distribusi di daerah terdampak bencana menurut Christyono, Tim Siaga dan Pemulihan UP3 Kotamobagu telah diterjunkan segera setelah bencana untuk melakukan pengamanan dan pemeriksaan kondisi jaringan dan gardu distribusi dan kerusakan ang terjadi. Sampai dengan Kamis (05/03/2020), tim PLN UP3 Kotamobagu telah memperbaiki dan memulihkan jaringan listrik yang rusak, serta menyalakan kembali 65 unit gardu dari 72 unit yg terdampak. Saat ini masih ada 7 unit gardu yang masih padam dan dalam upaya penormalan dengan melihat komdisi di lokasi demi menjaga keamanan dan keselamatan petugas di lapangan.
Kami turut prihatin atas musibah ini, kami fokus mengamankan pasokan listrik sampai benar-benar siap untuk dinyalakan agar masyarakat terhindar dari sengatan listrik,” ungkap Christyono.

Berita Terkait :  Harganas ke 26, Sugiyatna Tekankan Empat Pendekatan Ketahanan Keluarga 

Kami juga mohon maaf dan pengertian warga untuk daerah yang masih terdampak pemadaman listrik di sekitar atau dekat lokasi banjir dan tanah longsor. Hal ini terpaksa kami lakukan demi keselamatan warga, serta kondisi jaringan listrik yang rusak sementara proses perbaikan dan penormalan, akibat tanah longsor dan banjir bandang, tambahnya.

Sebagai langkah antisipasi PLN untuk kondisi ini sambil menunggu investigasi tim PLN UIKL selesai di lapangan, maka PLN UIW Suluttenggo dan PLN UIKL Sulawesi telah menyiapkan Rencana Darurat Antisipasi Contingency Plan pengoperasian SUTT 150kV sistem Sulutgo dalam rangka perbaikan dan pemulihan kondisi tower yg terdampak. “Tentunya apabila diperlukan, pelaksanaan contingency plan ini dilakukan sementara waktu atau pada saat saat tertentu sampai dengan perbaikan atau penormalan kembali konstruksi tower-tower tadi selesai tanpa perlu padam” tutup Christyono.(jou)

Berita Terkait :  Presidium JADI Usulkan Lima Hal ke-Bawaslu Menuju Pilkada 2020 

Tinggalkan Balasan

Copyright © Harian Komentar 2019 All rights reserved. by Manado Ads | Newsphere by AF themes.