Sab. Mei 30th, 2020

komentarnews.com

Hanya Satu Untuk Semua

Alami Penurunan Drastis, Pemkot Diminta Jelaskan Kasus Covid -19

8 min read
Bagikan Ke :

Tomohon, KOMENTAR – Komisi III DPRD Kota Tomohon meminta Pemerintah Kota Tomohon dalam hal ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diketuai langsung Walikota Jimmy F. Eman, SE.Ak agar secara mendetail dan menyeluruh menjelaskan kepada publik bahwa sesungguhnya dari 7 kasus positif, dimana saat ini 5 orang sembuh, 1 meninggal dunia dan 1 adalah kasus baru. Artinya terjadi penurunan drastis.

Pernyataan ini muncul dalam hearing, karena Kota Tomohon ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI masuk ‘zona merah, dengan adanya transmisi lokal. Hal ini terangkat dalam Rapat Dengan Pendapat (Hearing) Komisi III DPRD Kota Tomohon dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tomohon dr. Isye Liuw dan Direktur RSUD Anugerah Tomohon dr. Jerry Bororing bersama jajarannya melalui Video Conference (VC) yang berlangsung Senin (11/5) mulai Jam 13.00 – 15.00 Wita.

Berita Terkait :  PLN Pastikan Tarif Listrik Tidak Naik

Ikut juga VC yakni Camat Tomohon Selatan Stenly Mokorimvan, SH. Dari kediamannya beralamatkan Kelurahan Walian Kecamatan Tomohon, Ketua Komisi III DPRD Kota Tomohon Ir. Miky Junita Linda Wenur, MAP memimpin hearing tersebut, terkait penanganan Covid-19 di Kota Tomohon. Selain Wenur, ikut juga dalam VC yakni Wakil Ketua Drs Johny Runtuwene, DEA dan Sekretaris Christo B. Eman, SE dari Kantor DPRD KotacTomohon, sedangkan Anggota Komisi III DPRD Kota Tomohon lainnya yaitu Chelly Mantiri dari kediamannya di Paslaten Tomohon Timur. Dalam hearing tersebut, Miky Wenur dan jajarannya memberikan apresiasi kepada Pemkot dan Gugus Tugas Covid-19 Kota Tomohon dalam melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan Covid-19, termasuk pengadaan APD, Rapid Test dan penyediaan rumah singgah. Meski demikian, Miky Wenur dan kawan-kawan memberikan catatan agar Dinas Kesehatan Kota Tomohon berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Tomohon yang menyiapkan prasarana dan sarana rumah singgah supaya benar-benar sesuai peruntukannya yakni memenuhi standard minimal sebagai rumah singgah bagi para medis, PDP, ODP. Berkaitan dengan rencana pekan depan akan dilaksanakan 4 ribuan rapid tes dan penambahan pengadaan APD, Komisi III DPRD Kota Tomohon memberikan dukungan, seraya meminta untuk gencar mengsosialisasi kepada publik upaya-upaya dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

Berita Terkait :  Hari Ini, KPU Se-Indonesia Kumpul di Manado Bahas Pemilu 2019 dan Pemilukada 2020

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kota Tomohon dr. Isye Liuw menjelaskan telah dilakukan rapid test 1.000 orang, pengadaan APD serta akan ada penambahan pengadaan APD dan 4 ribuan orang rapid test pekan depan.(rom)

Tinggalkan Balasan

Copyright © Harian Komentar 2019 All rights reserved. by Manado Ads | Newsphere by AF themes.