oleh

STA Theresia Suster Manado Gelar Rekoleksi Siswa

Manado, KOMENTAR – STA Theresia Suster Manado sejak tanggal 1 hingga 6 November 2019 gelar rekoleksi atau pendalaman iman bagi siswa SD Katolik 01 dan 02 Sta di Panti Semadi Tomohon dengan tema “Bersukacitalah Senantiasa dalam Tuhan”.

Diketahui pendalaman iman merupakan satu bagian penting untuk perkembangan hidup masing masing orang. Dalam rangka itu, SD Katolik 01 dan 02 Sta. Theresia Suster Manado yang dipimpin oleh A.S. Palit, S.Pd, M.Pd mengadakan rekoleksi untuk membentuk dan mendalami iman peserta didik dan lebih khusus lagi untuk kelas 1-V. “Kami bersyukur karena

kegiatan rekoleksi ini boleh berlangsung dengan baik dan lancar. Rekoleksi ini merupakan program sekolah yang sudah dilaksanakan setiap tahun, untuk membina iman para peserta didik,” ucap A.S. Palit, S.Pd, M.Pd, Jumat (08/11) kemarin.

Palit juga mengingatkan, untuk para peserta didik agar dapat belajar tentang bagaimana peka dan empati terhadap sesama. Bagaimana mensyukuri talenta, memahami arti pentingnya komunikasi antar sesama teman, guru, dan orang tua.

” Apresiasi tentunya kami sampaikan, hal itu langsung dibuktikan para peserta didik dengan berbagi kasih lewat mengunjungi panti Tuna Grahita Sta Anna Tomohon. Dari situ para peserta didik mengenal orang-orang yang ada di luar mereka yang memiliki keterbatasan mental untuk saling berinteraksi tanpa rasa takut, karena pada awalnya peserta didik sudah dibekali dengan pengajaran bahwa Yesus ada di hati setiap orang. Untuk itulah
peserta didik tidak lagi memandang orang rendah, orang yang punya keterbatasan mental. Melainkan mereka menganggap banwa sema orang itu sama, beraklak mulia yang diberikan Tuhan kepada setiap orang,” jelasnya.

Hadir juga para pembimbing yakni Fidelia Padulang, Marianty Limbong. Christovel Mandey, S Fil M.Pd dan Junila Manoppo, S.Pa, M.Pad. Adapun pemateri-pemateri dalam rekoleksi ini adalah Fr. Yanto Kansil, Fr. Marsiano Kaunang, Stephanie Sompotan, S.Pd. Kegiatan rekoleksI ini ditutup dengan perayaan ckaristi oleh Pastor Ardi Watuseke.

Pastor mengingatkan kepada anak-anak agar sikap dan perilaku harus serupa dengan Tuhan Yesus. “Dalam arti harus ada perubahan dalam diri para peserta didik sehingga bisa membentuk karakter yang baik sesuai dengan semangat 9 nilai dasar karakter JMJ (Jesus Maria Joseph),” harapnya. (***)

Komentar

Terbaru