oleh

Rapid Tes 4 Ribuan Warga Perlu Didukung Semua Pihak

MJLW : Pemkot Harus Pastikan Kesiapan dan Ketersediaan SDM 

Tomohon, KOMENTAR – Rencana Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon untuk mengambil sampel 4 ribuan Rapid Tes, perlu didukung semua pihak. “Ini merupakan upaya dan kebijakan strategis untuk mengetahui keadaan warganya ditengah mewabahnya Covid-19, apalagi Kota Tomohon ditetapkan sebagai ‘Zona Merah’ dalam artian akibat adanya terjadinya transmisi lokal,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Tomohon Ir. Miky Junita Linda Wenur, MAP.

Lebih lanjut, MJLW alias Nita yang juga Sekretaris Komisi Wanita/Kaum Ibu Sinode GMIM sangat berharap rapid tes masal tidak ada yang reaktif. Namun untuk mengantisipasi segala kemungkinan hasilnya yang tidak mengenakan, maka sejak awal sebelum dan atau seiring dengan rapid tes masal, maka Pemkot Tomohon atau Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 harus memastikan kesiapan dan ketersediaan sumber daya manusia, seperti tenaga medis dan relawan, Alat Pelindung Diri (APD), RSUD Anugerah Tomohon sebagai rumah sakit rujukan saat ini, rumah singgah yang memenuhi standar dan bahkan kebutuhan lainnya. “Di samping upaya-upaya Pemkot dan Gugus Tugas, maka yang sangat penting juga adalah kesadaran masyarakat agar tidak ‘kumabal’ mematuhi maklumat Kapolri dan Maklumat Walikota Tomohon. Dengan tidak ‘kumabal’ berarti kita bersama-sama berupaya memutus rantai mewabahnya covid-19,” katanya.

Isteri dari Anggota DPD RI/MPR RI Ir. Stefanus BAN Liow, MAP yang merupakan juga Ketua Komisi Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM Periode 2014-2018 ini mengatakan, Pemkot dan DPRD sangat perihatian dengan bencana non alam ini yang membuat kebanyakan masyarakat terdampak kehilangan pekerjaan dan keterbatasan aktifitas. Untuk itu MJLW mengajak senantiasa kerja bersama serta berdoa supaya belahan dunia, bangsa, daerah, masyarakat dan kita semua terbebas dari Covid-19, sehingga kembali dapat beraktifitas secara normal.(rom)

Komentar

Terbaru