oleh

Terkait Program Covid-19, Akhir Oktober Pemda Bolmong Kembali Salurkan Bantuan Sembako

Lolak, KOMENTAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) saat ini terus menyiapkan sembako yang menjadi janji dalam rangka penanganan dampak pandemi Covid-19 terhadap warga di 15 Kecamatan se Bolmong.

Sembako yang terdiri dari bahan natura tersebut berada di dua dinas yakni Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Dinas Sosial (Dinsos). Kepala DKP Bolmong, I Nyoman Sukra mengaku saat ini pihaknya sedang

merampungkan bantuan untuk tahap enam dan tujuh yang rencananya akan disalurkan pada akhir Bulan Oktober ini.

“Bantuan pangan berupa beras tahap lima sudah ada tinggal didistribusikan. Kami masih menyiapkan untuk tahap enam dan tujuh. Rencananya bantuan ini disalurkan akhir Oktober,” beber Sukra.

Adapun untuk bantuan sembako dari Dinsos Bolmong saat ini juga tengah dipersiapkan. Menurut Kepala Dinsos Bolmong, Abdul Haris Bambela, Bansos tahap lima telah ada dan untuk tahap enam dan tujuh dalam tahapan pengadaan.

“Tahap lima sembako sudah ada, masih menunggu tahap enam dan tujuh. Sesuai petunjuk pimpinan akan disalurkan akhir Oktober,” kat Haris. Sebelumnya, Pemkab Bolmong merencanakan penyaluran Bansos ini akan terus diberikan kepada masyarakat Bolmong sampai bulan Desember mendatang.

Rencananya, untuk Bansos tahap lima, enam dan tujuh akan disalurkan serentak pada akhir bulan Oktober atau awal bulan November mendatang. Hal ini disampaikan langsung Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow saat menyalurkan Bansos di 15 Kecamatan.

“Insyaallah untuk penyaluran Bansos untuk jatah bulan Agustus, September dan Oktober akan serentak disalurkan pada akhir bulan Oktober atau paling lambat awal bulan November. Bansos ini akan terus kita berikan sampai bulan Desember nanti. Ini adalah komitmen pemerintah daerah untuk menangani dampak pandemi Covid-19 yang dirasakan masyarakat,” kata Bupati Yasti.

Bupati Yasti menambahkan, dalam penyaluran Bansos ini, pihaknya menerapkan asas keadilan. Dimana, nominal bantuan bagi masyarakat baik yang mendapatkan bantuan dari APBN mau pun APBD sama. “Jadi bagi para penerima BST dan BLT yang mendapatkan bantuan uang tunai dari APBN itu kita subsidi dengan 10 kilogram beras atau Rp100.000 agar sama dengan penerima bantuan dari APBD Bolmong sebesar Rp400.000,” jelas Bupati Yasti.(win)

Komentar

Terbaru