oleh

Aktif Gelar Operasi Yustisi dijajaran Polda Sulut, Polres Minut dan Bitung Jaring Pelanggar Prokes Covid

Airmadidi & Bitung, KOMENTAR – Makin meningkatnya aktifitas masyarakat di tengah pandemi Covid-19, turut pula terjadi peningkatan kasus penularan virus tersebut diberbagai daerah. Tak heran, aparat keamanan Polri dan TNI makin aktif membantu pemerintah dalam melakukan penegakan disiplin protokol kesehatan (Prokes) penggunaan masker melalui Operasi Yustisi.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, Operasi Yustisi ini akan terus dilakukan secara rutin untuk mendisiplinkan masyarakat terhadap protokol kesehatan. “Ini demi mencegah penyebaran Covid-19. Mari patuhi 3M, Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak,” kata Kabid Humas, Minggu (18/10).

Ia menambahkan, Operasi Yustisi turut dilakukan di tengah tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di wilayah Sulut, agar dapat dicegah peluang terjadinya penularan covid. “Semua jajaran baik Polda, Polres dan Polsek rutin laksanakan operasi ini. Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat, agar bersama-sama mematuhi protokol kesehatan. Kalau beraktifitas di luar rumah, pakai masker. Begitu pun jangan berkerumun, jaga jara dan rajin cuci tangan pakai sabun,” imbaunya.

Sementara itu, dalam Operasi Yustisi yang dilakukan Polres Minut dan Polres Bitung, puluhan pelanggar tidak memakai masker terjaring aparat gabungan. Polres Bitung menjaring 15 warga yang tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, Sabtu (17/10). Operasi dipimpin oleh Kabagops Polres Bitung Kompol Edy Saputra. “Operasi kami lakukan secara hunting dan stasioner,” ujarnya.

Di tempat lain, Polres Minut dibawah pimpinan AKBP Grace K.D. Rahakbau SIK MSi, bersama Forkopimda Minut, memimpin pelaksanaan Operasi Yustisi dalam rangka penegakan Perbup Minut nomor 45 tahun 2020 tentang Peningkatan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian covid-19.

Hasil operasi tersebut, Polres Minut memberikan beberapa sanksi terhadap para pelanggar sebanyak 35 orang yang diketahui tidak menggunakan masker, 24 orang diberikan sanksi teguran lisan dan kerja sosial serta push up, 15 orang dilakukan sidang ditempat berupa teguran tertulis.

“Pengendara baik roda dua maupun roda empat yang melintas dan tidak menggunakan masker, diberhentikan dan dihimbau untuk mematuhi protokol kesehatan. Sanksi yang diberikan bagi para pelanggar mengucapkan pancasila, kerja sosial, push up, serta sidang ditempat berupa teguran tertulis,” pungkas Kabag Ops Kompol Hans Karia Biri.(oby)

Komentar

Terbaru