oleh

Kepala Daerah Pertama di Provinsi Sulut, Tatong Dinobatkan Bunda Genre

Kotamobagu, KOMENTAR – Satu lagi predikat membanggakan disandang oleh Walikota Ir Hj Tatong Bara. Kali ini, sebagai Bunda Generasi Berencana (Genre). Ini, menyusul penobatan dirinya oleh Kepala Perwakilan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulut, Ir Tino Tandayu MErg, Rabu (21/10) di aula rumah dinas walikota.

Menariknya lagi, penobatan tersebut sekaligus mencatatkan nama Walikota Tatong, selaku kepala daerah pertama di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang digelari predikat membanggakan itu. Hal tersebut sebagaimana diakui oleh Kepala Perwakilan BKKBN Sulut, Tino Tandayu. “Penganugerahan ini merupakan yang pertama di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Utara,” sebutnya.

“Walikota Kotamobagu (Tatong Bara) sangat layak mendapatkan penghargaan sebagai Bunda Genre, karena keberhasilannya dalam membina generasi muda. Generasi muda perlu ada seorang tokoh pemimpin yang mengarahkan setiap generasi, untuk menjadi sumber daya manusia Indonesia yang unggul ke depan. Oleh karena itu, kami memberikan penghargaan Bunda Genre kepada Ibu Walikota berkat rupa-rupa keberhasilan yang diraih Kota Kotamobagu, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” urai Tandayu.

Sementara, Kepala Dinas (Kadis) Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk-KB) Kotamobagu, Hi Aljufri Ngandu SPd menjelaskan pula latar belakang penobatan Bunda Genre kepada Walikota Tatong Bara. Bahwa, semua itu tidak terlepas dari komitmen kuat dan ketokohannya dalam meningkatkan partisipasi dan peran remaja.

“Terjutama, program kesehatan reproduksi dan pembangunan karakter remaja di Kota Kotamobagu. Di mana, ada tiga kategori utama bagi seseorang publi figur mendapat gelar Bunda Genre. Yaitu, mendorong terwujudnya generasi yang terbebas dari perkawinan dini, generasi yang menjauhi seks bebas dan generasi anti narkoba,” terang Jufri.

Walikota Tatong Bara menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih kepada BKKBN Sulut, karena telah menobatkannya sebagai Bunda Genre. “Ini penghargaan mulia, namun berat. Karena yang kita urus adalah satu masa kehidupan yang masuk pada periode yang sangat rawan di masa remaja,” akunya.

“Nah, di sini kita tahu persis tahun 2030 adalah tahun emas, perempuan juga 50 terlibat di dalam semua kegiatan. Oleh sebab itu, mulai dari sekarang kalau kita mau menuju ke era ke sana, maka itu kita harus mulai membangun dari sekarang,” cetus Tatong.

Ditambahkan bahwa Kota Kotamobagu juga sudah jauh melakukan banyak hal. Tanpa disadari, lanjut dia, ternyata berhasil mendapat penghargaan baik tingkat nasional maupun provinsi terkait di ruang lingkup BKKBN. “Baik saya secara pribadi mendapat lencana maupun kegiatan-kegiatan baik PIKR maupun Genre ini kita menuai prestasi di tingkat provinsi,” tuturnya.

“Jadi mari kita emban sama-sama tugas ini untuk bagaimana memberikan edukasi kepada generasi muda untuk katakan tidak pada tiga hal yaitu; seks pra nikah, pernikahan dini dan menjauhi narkoba, itu yang menjadi misi dari pemuda untuk kita jadikan satu garda untuk mensosialisasikan ini dan diharapkan ini terlaksana karena pemuda itu pasti kuat. Pemuda kuat Indonesia pasti maju,” pungkas Tatong.

Kegiatan pengukuhan Bunda Genre kepada Walikota Tatong Bara itu, turut dihadiri ketua tim Penggerak PKK Kotamobagu Ny Anki Taurina Mokoginta ST ME, Asisten I Drs Teddy Makalalag, pimpinan OPD, pegawai dan staf BKKBN Sulut. Tampak pula sejumlah kaum muda yang menjadi Duta Genre Sulut.(cop)

Komentar