oleh

Siswi SMP Disetubuhi Bergilir di Desa Sea

Manado, KOMENTAR – Siswi SMP sebut saja Bungga (14) warga Kecamatan Tikala, Kota Manado, Kamis (22/10) subuh, sekira pukul 03.30 Wita disetubuhi bergilir oleh dua orang pelaku berinisial, JT alias Jonathan (15) dan lelaki PVG alias Van (21) di Desa Sea, Kabupaten Minahasa.

Berdasarkan data dan informasi pihak kepolisian, awalnya perbuatan itu terbongkar setelah orang tua korban yakni MR (36), melihat tindakan anaknya sudah mulai berubah. Dari situlah orang tua korban langsung mengintrogasi korban yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) ini. Atas pengakuan korban, Rabu (21/10) sekitar pukul 15:00 Wita para pelaku mengajak dirinya melalui media Facebook untuk bertemu.

Beberapa saat kemudian para pelaku pergi menjemput korban, dan selanjutnya membawa korban menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Sea, rumah salah satu pelaku. Tiba di lokasi kejadian, para pelaku mulai mengeluarkan rayuan mautnya membujuk korban untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Awalnya korban sempat menolak ajakan para pelaku. Namun, para pelaku terus membujuk dan mengatakan akan bertanggung jawab apa bila terjadi sesuatu terhadap korban. Puncaknya korban hanya bisa pasrah dan menyerahkan keperawanannya direngut para pelaku. Bahkan perbuatan tersebut dilakukan saling bergantian. Usai melakukan aksi tersebut, para pelaku kemudian kembali mengatar korban pulang ke rumah.

Orang tua korban yang memahami cerita dari anaknya, geram dan langsung melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.
Berdasarkan laporan polisi no 1717 /X/ 2020 / sulut / spkt Resta Manado. Tim Paniki Rimbas 1 dibawah pimpinan Aipda Jemmy Mokodompit langsung merespon informasi tersebut dan melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) di lokasi kejadian.

Setelah mengetahui tempat para pelaku, Tim kemudian langsung melakukan penangkapan di rumah mereka masing masing tanpa ada perlawanan. Para pelaku kemudian langsung di giring ke Polresta Manado untuk di proses lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Tommy Aruan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Kami sudah menerima laporannya, sudah dilakukan visum. Saat ini kedua pelaku sudah diamankan dan sedang dalam proses penyelidikan oleh unit perlindungan perempuan dan anak (PPA),” ujar Aruan.(pra)

Komentar

Terbaru