oleh

Penggunaan Dana BOS, Disdikpora Minsel Diduga Paksa Sekolah Kerjasama Dengan Satu Perusahaan

Amurang, KOMENTAR – Diduga pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Minahasa Selatan (Minsel) telah mengintervensi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Indikasinya dengan memaksakan pihak sekolah bekerjasama dengan satu perusahaan untuk pengadaan barang.

Lewat surat yang beredar dengan kop Disdikpora Minsel tercantum permohonan ke Bank Sulutgo untuk mendebet atau transfer anggaran sebesar Rp 1.540.000. Pendebetan ditujukan pada PT CV Pangeran Abadi. Diduga dana yang ditransfer diperuntukkan pengadaan masker di sekolah-sekolah dari tingkat SD sampai SMP.

Berdasarkan pengakuan sejumlah kepala sekolah, surat dengan kop Disdikpora Minsel diberikan oleh oknum di Disdikpora untuk diisi dan dimasukkan ke Bank Sulutgo. Dari surat tersebut pengadaan barang di sekolah yang menggunakan dana BOS dilakukan oleh pihak dinas. Ini tidak sesuai dengan petunjuk teknis, dimana pengadaan atau penggunaan BOS berada di pihak sekolah penerima.

“Kami diberikan surat permohonan oleh oknum di Disdikpora. Jadi kami tinggal disuruh mengisinya kemudian memasukkan ke Bank Sulutgo. Dari pengakuan teman-teman lain, mereka juga dapat surat permohonan ini,” ujar salah satu kepala sekolah yang minta identitasnya disembunyikan.

Selain ‘pemaksaan’ dengan telah menentukan barang yang harus diadakan termasuk perusahaan sebagai pihak ketiga, didapati pula Disdikpora mewajibkan sekolah harus mengurus lebih dulu surat rekomendasi sebelum menarik dana BOS di Bank Sulutgo. Keharusan mengantongi surat rekomendasi tidak diatur pada Juknis penggunaan dan penarikan dana BOS. Sehingga kemungkinan merupakan kebijakan sendiri yang diambil oleh Disdikpora tanpa dasar hukum. Parahnya lagi untuk mengurus rekomendasi, pihak sekolah harus mengeluarkan biaya.

Kepala Disdikpora Minsel Fietber Raco yang coba dihubungi untuk belum memberikan jawaban. Begitu pula dengan Kepala Cabang Bank Sulutgo Amurang yang hingga berita ini dibuat belum memberikan jawaban atas surat dari Disdikpora.(vtr)

Komentar

Terbaru