oleh

Bupati Inspeksi Proyek Pembangunan Jalingkut

-Info-94 views

Sitaro, KOMENTAR – Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Evangelian Sasingen melakukan inspeksi di lokasi pembangunan proyek jalan segmen Apelawo-Bukide, di Kecamatan Siau Timur, Sabtu (24/10).

Proyek ini merupakan bagian dari pembangunan jalan lingkar utara (jalingkut) wilayah Ulu-Ondong, di Kepulauan Siau. “Sesuai kalender kerja, pembangunan rampung pada akhir tahun ini. Dan saya sudah sampaikan agar prosesnya tepat waktu,” ungkap Bupati Sasingen di sela-sela kegiatan inspeksi yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPRKP), Indra Purukan. Inspeksi yang dilakukan bupati bagian dari melihat langsung progres pembangunan.

Menurut Sasingen, hal ini juga bentuk pengawasan terhadap kegiatan proyek yang dilaksanakan apakah hasilnya memenuhi standar kualitas atau tidak. “Sementara untuk panjang jalan yang dibangun sepanjang satu kilometer. Dengan anggaran pembangunan diplot dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020. Tahun ini prioritasnya segmen Apelawo-Bukide, karena menyesuaikan dengan kondisi moneter daerah,” imbuhnya.

Bupati mengatakan bahwa prioritas pembangunan jalan ini untuk membuka akses lebih baik lagi di wilayah Kecamatan Sitim bagian utara. Karena wilayah tersebut masih perlu dilakukan peningkatan infrastruktur jalan yang lebih memadai.

“Dan sekiranya kita patut bersyukur karena jalan ini segera rampung sekaligus akan memberi manfaat bagi warga masyarakat dalam aktivitas harian mereka,” katanya. Ia pula mengatakan ke depan jika anggarannya mencukupi maka proses pembangunan akan dilanjutkan mencapai Kampung Nameng. Karena pembangunan jalingkut telah menjadi komitmen pemerintah daerah yang terus diupayakan hingga tuntas.

“Disamping pemerintah daerah telah menargetkan untuk pembangunan infrastruktur pendukung, seperti pengaman jalan agar akses jalan di semua wilayah utara Kepulauan Siau itu memang benar-benar aman saat dilalui,” ucapnya. Bupati juga mencermati terkait elevasi jalan atau tinggi jalan yang dibangun. Menurut dia, hal ini menilik pada keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan di wilayah itu.

“Soal elevasi itu penting dan harus menjadi perhatian. Saya sudah mengingatkan agar dibangun dengan menghindari risiko yang dapat membahayakan aktivitas kendaraan yang melewati jalan itu,” ucapnya.

Selain potensi bencana pohon tumbang, juga tak luput dari atensinya. Ia menyatakan sejumlah pohon yang tumbuh di sisi jalan dan dinilai berpotensi membahayakan pengendara agar ditebang. “Untuk pohon-pohon di sisi jalan telah diingatkan agar ditebang, sehingga tidak membahayakan warga masyarakat saat beraktivitas,” pungkasnya.(sal)

Komentar