oleh

Pedagang Pasar Bersehati Dianiaya Lima Tusukan Pisau Badik

Foto: Tim Paniki Rimbas l Polresta Manado, saat mengamakn pelaku.

Manado, KOMENTAR – Nasib naas menimpa seorang pedagang pasar bersehati, lelaki Alwin Akili (35) warga Kelurahan Bailang, Lingkungan VI, Kecamatan Bunaken. Pasalnya, Sabtu (31/10), sekira pukul 03.40 Wita saat sedang menjajakan makanan di pasar bersehati, korban malah dianiaya hingga lima tusukan dengan mengunakan pisau badik oleh lelaki berinisial AP alias Ale (20) warga Kelurahan Calaca, Lingkungan III, Kecamatan Wenang.

Berdasarkan data dan informasi, sebelumnya antara korban dan pelaku diketahui tidak ada permasalahan apa-apa. Namun saat korban sedang melakukan aktifitas di pasar bersehati untuk menjajakan dagangan, datang pelaku yang sudah dirasuki minuman keras (Miras).
Spontan korban melihat tindakan pelaku yang sudah dipengaruhi Miras. Sialnya pelaku tidak terima ditatap korban.
Merasa tersinggung, pelaku tanpa pikir panjang langsung mencabut badik yang di selipkan di pinggang sebelah kiri dan menikam secara membabi buta ke arah korban. Akibatnya korban mengalami lima luka tikaman, masing-masing di bagian kepala, kedua tangan kanan, tulang belakang dan bagian paha kiri atas.

Sementara warga yang menyaksikan kejadian tersebut langsung melaporkan ke pihak kepolisian. Mendapati laporan adanya kasus penganiayaan, sekira pukul 04.00 Wita,. Tim Paniki Polresta Manado dibawa pimpinan Aipda Jemmy Mokodompit langsung menuju ke pasar bersehati. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) benar adanya keributan tersebut. Tim pun langsung mengamankan korban dan tersangka untuk dilarikan keduanya di rumah sakit Sitimaryam Tuminting. “Karena luka dari korban cukup parah kemudian pihak keluarga merujuk ke rumah sakit Pancaran Kasih. Dan untuk tersangka sempat terkena lemparan batu dari korban dan mengenai di bagian kepala belakang sehingga mengalami luka robek. Kemudian tersangka berhasil diamankan ke Polsek Wenang,” kata Mokodompit.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Tommy Aruan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Kami sudah berhasil mengamankan tersangka dan sudah di tahan di sel tahanan Polsek Wenang,” ujar Aruan. (Pra).

 

 

 

 

 

Komentar