oleh

Sadis, Suami Bacok Istri dengan Sajam Hingga Kritis

Manado, KOMENTAR – Seorang suami
berinisial AT alias Angel (24) warga Kelurahan Tikala baru, Kecamatan Tikala secara sadis membacok istri berinisial AP alias Ayen (24) hingga kritis, Minggu (22/11) kemarin. Peristiwa ini sendiri terjadi di jalan tumpas perbatasan dengan jalan Paal lV dan Taas, Kecamatan Tikala.

Berdasarkan data dan informasi yang dirangkum dari pihak kepolisian, peristiwa naas tersebut itu terjadi pada saat korban dan tersangka sedang menghadiri acara di posko pemenangan salah satu kandidat yang berada di Kelurahan Tikala Baru Kecamatan Tikala. Dikarenakan sudah larut malam dan anak mereka (korban dan pelaku,red) menangis, pelaku kemudian memanggil korban agar segera pulang ke rumah. Sialnya korban tidak mau mendengar dan tidak menghiraukan ajakan pelaku. Merasa kesal, pelaku langsung pulang ke rumah dan mengambil senjata tajam jenis parang. Tidak berselang lama, pelaku kembali ke acara tersebut. Melihat pelaku, korban kemudian keluar dan menghadang pelaku. Saat dalam perjalan kembali ke rumah, emosi pelaku sudah tak bisa tertahankan. Apes bagi korban, sesampai di rumah, pelaku dengan emosi langsung menebas tubuh korban beberapa kali. Puas melampiaskan kekesalan, pelaku kemudian meninggalkan lokasi kejadian.
Sementara korban yang mengalami luka di bagian kaki sebelah kanan, selangkangan, paha kiri, dan dua tangan kiri dan kanan langsung dibantu warga sekitar untuk mendapatkan perawatan medis.

Mendengar adanya informasi dan laporan polisi Nomor : LP/1918/XI/2020/Spkt/RESTA MANADO tentang kasus penganiayaan tersebut, Tim Mapan Polresta manado langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket). Tanpa menunggu waktu lama pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti saat setelah kejadian.

Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli melalui Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Tommy Aruan ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian dan penangkapan tersebut. “Pelaku sudah diamankan beberapa saat setelah kejadian dan sedang dalam proses penyelidikan .” pungkas Aruan. (Pra)

Komentar