oleh

Alat Perekam Transaksi Pajak Sudah Terpasang di 200 Tempat

Manado, KOMENTAR – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Manado telah memasang alat perekam data transaksi pembayaran dan pemungutan pajak online di 200 tempat usaha.

Kepala BP2RD Kota Manado Harke Tulenan melalui Kepala Bidang Pajak dan Retribusi Daerah BP2RD Kota Manado Recky Pesik mengatakan, pemasangan alat ini bertujuan untuk peningkatan pembayaran pajak dari pengusaha restoran, hiburan, hotel dan parkir. “Semua transaksi pembayaran terekam secara online sehingga pembayaran pajak akan makin optimal,” kata Pesik ketika ditemui di kantornya, Senin (11/01).

Menurut Pesik, pemasangan alat perekam data transaksi ini merupakan kerjasama antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bank Sulutgo dan Pemkot Manado, dimana KPK menargetkan pemasukan pendapatan asli daerah melalui pajak dan retribusi akan meningkat 6 kali lipat. “Nantinya progres dan keberhasilan dari sistem ini akan dievaluasi per tiga bulan, dimana dari KPK sendiri menargetkan dengan adanya pemberlakuan sistem baru ini, maka pemasukan pajak daerah bisa meningkat menjadi 6 kali lipat,” ujar Recky.

Ditambahkanya, Pemkot Manado akan terus menambah titik pemasangan alat perekaman data transaksi dan pemungutan pajak online di tahun 2021 ini. “Untuk triwulan pertama tahun 2021 ditargetkan 50 titik baru akan dipasang alat perekam data transaksi,” tukasnya.(kot)

Komentar