Launching di Mitra, Lima Desa Tercepat Pengelolaan 2020, KPPN: DanDes Bagian Pemulihan Ekonomi Nasional

Ratahan, KOMENTAR – Dana Desa yang digelontorkan pemerintah untuk seluruh desa se Indonesia antara lain dimaksudkan sebagai bagian upaya pemulihan ekonomi nasional yang terguncang akibat pandemi Covid-19. Karena itu, menjadi tugas pemerintah daerah lewat instansi teknis terkait untuk mendorong percepatan pencairan dan penyaluran dana desa ini.

Demikian antara lain terungkap dalam launching dana desa Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Tahun Anggaran 2021, Rabu (27/01). “Dana Desa ini merupakan stimulus untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat desa, tetapi juga sekaligus sebagai bagian untuk memulihkan ekonomi nasional yang saat ini terdampak besar akibat pandemi Covid-19,” kata Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Manado, Wayan Juwena SE MM yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

Menurut Juwena, di tengah kondisi sulit saat ini yang dihadapi oleh karena pandemi Covid-19, pemerintah berusaha hadir, antara lain lewat dana desa yang bisa dimanfaatkan untuk sejumlah kegiatan yang bisa mengangkat perekonomian dan membantu warga agar tetap bisa bertahan.

“Dan di dalam dana Desa itu juga ada yang namanya Bantuan Langsung Tunai atau BLT yang menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap mereka yang sangat terdampak pandemi Covid-19,” tuturnya.

LIMA DESA

Yang menarik, di Kabupaten Mitra, sudah ada lima desa yang mulai menerima dana desa tahun anggaran 2021 tahap pertama. Pasalnya, lima desa ini sudah selesai dengan administrasi pengelolaan dana desa tahun anggaran 2020. Lima desa ini juga menerima penghargaan dari KPPN yang diserahkan bertepatan dengan launching dana desa ini. Lima desa tersebut yakni Desa Ponosakan Indah, Desa Buku Utara, Desa Wioy Satu, Desa Kali Oki, dan Desa Molompar Belang.

Terkait hal ini, Bupati James Sumendap SH memberikan apresiasinya kepada lima desa tersebut dan meminta supaya hal ini memotivasi 130 desa lainnya untuk juga segera menyelesaikan administrasi dalam rangka penyaluran dana desa tahun anggaran 2021.

“Hukumtua dan aparat desa lainnya, tidak perlu jauh-jauh studi banding kem mana unbtuk penyaluran dana desa 2021. Cukup datangi saja lima desa tersebut. Saya juga minta instansi teknis untuk memberikan dorongan dan pendampingan,” sebutnya.

Hadir dalam kesempatan ini Wakil Bupati Drs Jesaja JO Legi, Sekda David Lalandos AP MM, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Arnold Mokosolang MM, para Asisten, dan para pejabat di lingkungan Pemkab Mitra.(ftj)

Komentar