oleh

DPRD Kembali Hearing dengan Warga Welong

Manado, KOMENTAR – DPRD Manado kembali melakukan hearing dengan warga Perumahan Welong Abadi, Senin (22/2). Dalam hearing ini warga mempertanyakan tindaklanjut dari aspirasi yang telah mereka sampaikan.

“Siapa yang bertanggung jawab dengan masalah kami? Semua pihak terkesan lempar bola,” ucap warga Welong, Tarigan.

Anggota DPRD Kota Manado, Bobby Daud mengatakan bahwa menyelesaikan permasalahan ini harus melibatkan semua stakeholder terkait agar tidak terjadi kesalahpahaman. “Saat kami (Komisi I) bersama warga turun lapangan ke perumahan Welong Abadi beberapa waktu lalu, apabila terjadi hujan, air dari jalan ringroad termasuk dari lokasi permukiman arah utara dan selatan, memang masuk ke dalam wilayah perumahan Welong. Karena itu, kami mengusulkan agar saluran air dialihkan. Nah, pertanyaannya air dialirkan kemana? Ada dua opsi, yaitu ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano atau ke DAS Sawangan, sambil menunggu opsi lainnya,” tutur Daud.

Tambah politisi PAN ini,  menangani masalah ini membutuhkan anggaran yang sangat besar sehingga dibutuhkan kerja sama yang baik oleh semua pihak. “Perlu diperhatikan oleh pengelola Welong Abadi dan warga yaitu kerjasama yang baik agar masalah ini cepat selesai. Kami putuskan akan kembali turun lapangan,” tutup Daud.

Diketahui, Perumahan Welong Abadi yang berada di Kelurahan Malendeng, Kecamatan Tikala, terendam banjir beberapa waktu lalu.(don)

Komentar