oleh

Anggota Dewan Tewas Lakalantas di Depan Makodam

Manado, KOMENTAR – Anggota DPRD Kota Manado, Maikel Stif Maringka (39), Minggu (24/04) subuh, sekira pukul 03.00 Wita tewas dalam insiden lakalantas tepat di depan Makodam XIII Merdeka, Kelurahan Teling Atas, Kecamatan Wanea.

Diketahui perisriwa lakalantas ini sendiri melibatkan antara sepeda motor honda beat dengan nomor Polisi DB 3794 FM yang di kendarai lelaki Jesen J Wuntu (16), warga Keluraha Bumi Nyiur, Lingkungan II, Kecamatan Wanea dan pengemudi kendaraan Honda Brio dengan nomor polisi DB 1868 LZ yang di kendarai Maikel Stif Maringka (39).

Berdasarkan data dan informasi pihak kepolisian,  awalnya sepeda motor Honda Beat DB 3794 FM yang dikendarai oleh Jesen membonceng dua temannya yakni Yabes Palandeng (16), warga Kelurahan Mahakeret Barat, Kecamatan Wenang dan Brandon Kolopita (16), warga Kelurahan Airmadidi, Kecamatan Airmadidi, bergerak dari arah Teling menuju ke arah pusat Kota Manado. Sedangkan dari arah berlawanan datang mobil Honda Brio DB 1858 LZ yang dikemudikan oleh Maikel bersama penumpang Joulanda (20), warga Kelurahan Winangun,Kecamatan Malalayang.

Tidak terelakan lagi, tepat di depan Makodam XIII Merdeka, Kelurahan Teling Atas, Kecamatan Wanea, kedua kendaraaan tersebut bertabrakan. Akibatnya pengendara sepeda motor honda beat terjatuh di badan jalan dan pengemudi Honda Brio meninggal dunia, serta penumpang di kendaraan tersebut mengalami luka-luka dan patah kaki.

Sementara sejumlah warga yang melihat kejadian itu langsung mencoba membantu dan melarikan para korban ke rumah sakit terdekat.

Kasat Lantas Polresta Manado Kompol Benyamin Undap, ketika di konfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dimana menurut Kasat, dua korban meninggal dunia merupakan pengendara. “Jadi dua pengendara meninggal dunia,” ujar undap.

Lanjut dia, sedangkan korban yang dibonceng terpental ke aspal dan mengalami luka-luka. “Korban yang dibonceng yakni lelaki Yabes mengalami luka nyeri di paha kanan dan lecet di siku kanan, sedangkan lelaki Brandon mengalami patah kedua kaki,” ucap mantan Kapolsek Wenang itu.

Ditegaskannya juga, pihaknya sementara menyelidiki kasus ini. “Unit Laka Lantas sementara mengumpulkan data dari saksi-saksi untuk mencari tahu penyebab terjadinya kecelakaan hingga mengakibatkan dua korban meninggal dunia,” tegasnya.(Pra)

Komentar