oleh

Puluhan Warga Gelar Aksi Protes Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi

Manado, KOMENTAR – Area Pangkalan Udara Sam Ratulangi Manado, Kamis (08/07) kemarin, mendadak ramai. Pasalnya, puluhan warga nekat merangsek masuk ke area terlarang di jalan akses masuk ke Shelter Base Ops Lanud Sam Ratulangi. Warga melakukan protes keras kepada pihak Lanud Sam Ratulangi, karena tidak puas dengan pembebasan lahan yang dijadikan tanah garapan di lokasi tersebut.

Dari pantauan, masyarakat menerobos masuk ke lingkungan militer Shelter Base Ops Lanud Sam Ratulangi yang baru selesai dibangun. Banyak diantara warga yang mengayun-ayunkan spanduk protes dengan suara keras penuh amarah. “Dari tanah kembali kepada tanah. Jadi jangan permainkan tanah!” teriak warga.

Menyikapi hal tersebut, Pasukan Huru Hara (PHH) TNI AU langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pengamanan. Sayangnya, dari pertemuan pihak Lanud Sam Ratulangi bersama warga tidak membuahkan hasil baik. Ironisnya, aksi anarkis pun tak terelakkan. Warga langsung melakukan penyerangan kepada petugas.

Peristiwa ini merupakan bagian dari skenario pendudukan area bandara oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan, akan menghambat operasi penerbangan militer maupun sipil serta dapat mengakibatkan kerugian jiwa dan harta benda yang tidak sedikit.

Komandan Lanud Sam Ratulangi Manado, Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo SH menjelaskan, latihan Pasukan Huru Hara (PHH) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota Lanud Sam Ratulangi dalam menjaga aset Negara yang dipercayakan kepada TNI AU dalam hal ini Shelter Base Ops Lanud Sam Ratulangi.

“Kegiatan hari ini adalah untuk meyakinkan bahwa Lanud tetap secure dari kegiatan-kegiatan yang dapat merugikan. Hal ini juga harus tetap dilatihkan agar personel kita tetap siap menjaga pangkalan TNI Angkatan Udara”, ujarnya.

Lebih lanjut Lulusan AAU 1995 ini mengatakan, setelah berhasil melaksanakan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) berupa Serbuan Vaksinasi berdasarkan Telegram dari Panglima TNI Nomor TR/578/2021. Maka pihaknya langsung mengasah kemampuan prajurit dalam pengamanan Pangkalan TNI Angkatan Udara tetap dilakukan secara rutin. “Kegiatan latihan seperti tetap dilaksanakan untuk tetap mengasah kemampuan personel di lapangan,” pungkasnya.(oby)

Komentar