oleh

Stop Hoax! Pungli di Pasar Winenet Murni Pidana

Bitung, KOMENTAR — Tindak pidana pungutan liar di pasar Winenet, Kelurahan Winenet Kecamatan Aertembaga sulit ditolerensi. Sebagai aset Pemerintah Kota Bitung, negara dirugikan ratusan juta atas hilangnya retribusi di pasar Winenet pada 2 tahun terkakhir.

Diketahui, iuran pasar Winenet yang mencapai Rp 1.5 juta per hari oleh 500an pedagang malah mengalir pada sejumlah ahli waris Sompotan tanpa kepastian hukum. Alhasil, sejumlah karyawan ahli waris diamankan Polres Bitung pada bulan Juli lalu.

Hormati proses hukum yang berjalan, Solidaritas Persatuan Pedagang Pasar Winenet (SP3W) berharap pedagang terus berjualan dengan tenang ketika dikelola Pemerintah Kota Bitung. “Ketidakpastian hukum yang kemudian dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, dengan melakukan aksi premanisme kepada pedagang.Pedagang sangat dirugikan dengan aktifitas penagihan dari mereka.Pedagang mengalami intimidasi,ancaman, dan paksaan jika tidak memenuhi tarif penagihan kendati pasar terdampak Pandemi,” teriak Ketua SP3W Baharrudin Bandu, pada Selasa(31/8) kemarin.

Bandu juga menjelaskan pihaknya berharap para pedagang tetap berkomitmen bersama Polres Bitung memproses tindak pidana di pasar Winenet. “Semua harus tahan asumsi. Biarkan hukum yang berbicara untuk keadilan pasar juga pedagang,” ujar sumber.

Diketahui, perkara pungli di pasar Winenet terus bergulir di Polres Bitung.(and)

Komentar