oleh

Kasi Dispora Curi Dua Handphone di Tempat Pijat

Foto Ilustrasi 

Bitung, KOMENTAR- Mantan Lurah Girian Atas yang saat ini diketahui menjabat Kepala Seksi (Kasi) Penyadaran Pemuda Bidang Layanan Kepemudaan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bitung berinisial MJR (39) warga Girian Weru ll, Lingkungan l, Kota Bitung, Sabtu (18/09) sore, sekira pukul 17.30 Wita akhirnya diamankan pihak kepolisian. Pasalnya, pelaku diduga telah melakukan aksi pencurian dua buah Handphone di lokasi tempat pijat Ungu SPA di Kelurahan Madidir Weru, Kota Bitung, Rabu (08/09) malam, sekira pukul 18.00 Wita.

Kapolres Bitung, AKBP Alam Kusuma S Irawan SH, SIK, MH ketika dikonfirmasi melalui Ka Team Resmob Polres Bitung, Aipda Denhar Papente membenarkan adanya laporan dan penangkapan yang dilakukan terhadap pelaku Mantan Lurah Girian Atas. Menurut Papante, setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung bergerak cepat mencari pelaku. Alhasil, pelaku berhasil diamankan dan digiring ke Mapolres Bitung beserta barang bukti, Sabtu (18/09) sore, sekira pukul 17.30 Wita saat berada di rumahnya.

Lebih lanjut, Papante menjelaskan, kronologis kejadian, awalnya pelaku mendatangi tempat pijat ungu SPA berada di Kelurahan Madidir Weru, Kecamatan Madidir Kota Bitung, Rabu (08/09)malam, sekira pukul 18.00 Wita. Saat berada di dalam rumah tempat pijat, pelaku malah tidak menemukan adanya penjaga. Beberapa kali memanggil, tidak ada penjaga yang keluar. Saat itu juga pelaku melihat dua buah handphone gengam yang berada di atas meja. Tanpa pikir panjang, pelaku kemudian mengambil Handpbone tersebut dan meningalkan lokasi kejadian dengan mobil yang dibawahnya.

Sementara petugas tempat pijat yang mengetahui Handphone milik mereka telah hilang, langsung melaporkan ke pihak berwajib. Ka Team Resmob Polres Bitung Aipda Denhar Papente, mengatakan bahwa pada saat team resmob melakukan penangkapan, pelaku tidak melakukan perlawanan sehingga kemudian digiring bersama barang bukti ke Polres Bitung untuk dimintai keterangan lebih lanjut. “Pelalu MJR alias Melky dijerat dengan pasal yang dilangar pasal 363 KUHP,” tutup Papente. (****)

Komentar