Diduga Muat Sampah Medis, Mobil Pickup RS Bethesda Diperiksa di TPA

Tomohon, KOMENTAR – Mobil pickup berwarna hitam milik RS Bethesda yang diduga memuat sampah medis, Rabu (03/11) diperiksa Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Jhon Kapoh dan Jemmy Makasala Staf khusus (Stafsus) lingkungan hidup Pemkot Tomohon saat berada di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Taratara, Kota Tomohon.

Berdasarkan pantauan harian ini, saat petugas menghadang dan akan memeriksa, sopir pengendara mobil pickup RS Bethesda mengaku hanya memuat sampah biasa. Tampak sedikit terjadi adu pendapat antara sopir dengan Stafsus Lingkungan Hidup, namun tidak sampai 5 menit kedaraan RS Bethesda langsung berjalan dan memutar balik.

Menurut Makasala, .Pemerintah Kota Tomohon secara tegas melarang adanya pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) medis di lokasi TPA. “Ada aturan dan sanksi yang mengatur sampah medis tidak bisa di buang di lokasi TPA. Berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup disebutkan para pelaku pembuangan limbah berbahaya bisa diancam hukuman paling lama 3 tahun dan denda Rp 3 miliar,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Jhon Kapoh ketika dikonfirmasi membenarkan adanya mobil pickup RS Bethesda Tomohon di lokasi TPA Taratara yang memuat sampah. “Dengan adanya kejadian ini, tentunya kami akan memangil pihak RS Bethesda untuk datang mengklarifikasi terkait mobil RS Bethesda yang memuat sampah dan berada di lokasi TPA Taratara,” tutupnya. (16)

Komentar