oleh

Dari Balik Jeruji Besi, Aipda Jhon Rindengan Jadi “Pelayan Tuhan” Para Tahanan

Bolmong, KOMENTAR – Sempat viral karna aksi kemanusiaan mengendong warga yang terjebak banjir beberapa waktu lalu. Anggota Polsek Dumoga Timur, Aipda John Jefry Rindengan ternyata punya jiwa pelayanan yang tinggi. Buktinya, Ia kerap menjadi pelayan Tuhan untuk para tahanan di Polsek.

Dari balik jeruji besi, Ia memimpin ibadah dan di ikuti oleh para tahanan yang beragama nasrani di dalam sel tersebut.Layaknya pelayanan Tuhan, Aipda Jhon membacakan Alkitab dan menyirami para tahanan dengan firman firman Tuhan.

Kegiatan pembinaan rohani dan mental (binrohtal) memang rutin dilaksanakan Polsek Dumoga Timur setiap hari Kamis. Ini sebagai upaya untuk membina warga masyarakat yang tersangkut kasus pidana dan menjalani penahanan.

Hal menarik, untuk kegiatan ibadah bagi tahanan yang beragama Kristen secara rutin dipimpin oleh Aipda John Jefry Rindengan sedangkan bagi yang beragama Islam atau Hindu, Polsek Dumoga Timur mengundang  rohaniawan dari luar.
“Saya merasa terpanggil melayani. Melayani Tuhan adalah sesuatu yang sangat berarti dimanapun tempat. Ini juga bagian dari tugas polisi sebagai pengayom dan pelayanan masyarakat, ” ucap dia.

Ia menganggap para tahanan dan narapidana bukan orang jahat dan tercela, namun sesungguhnya mereka tersesat. “Seperti Kisah Para Rasul 3 ayat 19, karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan.Roma 12 ayat 9 ; hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, ” ujar Jhon mengutip ayat Alkitab.

Tidak hanya pelayanan di kantor Polsek.Kanit Provos Polsek Dumoga ini kerap jug hadir dalam kegiatan agama dan menjadi kadim (pemipin ibadah) dalam rangkaian Ibadah Pria Kaum Bapa (PKB) di Jemaat GMIBM Dumoga Dua.
Aksi kebaikan yang dilakukan polisi tiga orang anak ini sempat viral di media sosial dan mendapat tanggapan positif dari warganet.
Kapolres Bolmong AKBP Dr. Nova Irone Surentu, SH, MH memberikan apresiasi kepada Kapolsek dan personel Polsek Dumoga Timur atas upaya yang dilakukan untuk membina para tahanan.

“Apa yang  dilakukan oleh personel Polsek Dumoga Timur adalah suatu kewajiban karena setiap tahanan berhak mendapatkan pelayanan kerohanian sebagaimana diatur dalam Perkap Nomor 4 tahun 2015 tentang Perawatan Tahanan di Lingkungan Polri, dan ini seyogianya diikuti oleh Polsek-polsek yang lain” tegas Kapolres.
“Di samping itu dengan adanya kegiatan pembinaan rohani diharapkan para tahanan dapat sadar dan insyaf sehingga mereka tidak akan mengulangi lagi perbuatan mereka” tutup Kapolres bersama Kapolsek Dumoga Timur Iptu Agus Sumandik SE.(bly)

Komentar