Kalalo Siap Bawa Kecurangan Penjaringan Calon Rektor Unsrat ke Kemdikbudristek

Manado, KOMENTAR – Dalam proses penjaringan calon rektor Unsrat Manado diduga ada upaya kecurangan.Hal ini dibenarkan Dr Flora Pricilla Kalalo SH.MH, Rabu (21/04) kemarin di auditorium Unsrat Manado.

Menurut Kalalo, satu suara milik dirinya dinyatakan rusak, sedangkan satu suara rusak milik calon lainnya dinyatakan sah. “Kecurangan ini akan saya adukan ke Kemdikbudristek,” ungkap Kalalo.

Diketahui enam bakal calon Unsrat yang bertarung, diantaranya Prof dr Vennetia R, Danes MSc PhD, Prof Dr Ir
Fabian J Manoppo MAgr, Dr Flora Pricilla Kalalo SH MH, Ir Dedie Tooy MSi PhD, Prof Dr dr Grace Debbie Kandou
MKes, dan Prof Dr Ir Grevo Soleman Gerung MSc.

Sedangkan hasil penjaringan, Ir Dedie Tooy MSi PhD memperoleh 29 suara disusul Prof Dr Ir Fabian J Manoppo MAgr meraih 13, Dr Flora Pricilla Kalalo SH MH 11 suara, Prof Dr Ir Grevo Soleman Gerung MSc 11 suara, Prof dr Vennetia R Danes MSc PhD 6 suara dan Prof Dr dr Grace Debbie Kandou MKes meraih satu suara. Adapun satu suara lainnya dinyatakan rusak.

Hasil ini kemudian menimbulkan protes dari Dr Flora Pricilla Kalalo SH MH. Pasalnya, satu suara yang dinyatakan rusak tersebut harusnya milik dia.
Jadi, jika suara tersebut sah, dia menjadi peraih suara terbanyak ketiga dengan jumlah 12 suara.

Kendati sempat terjadi pertentangan, proses penjaringan masuk keputaran
kedua untuk memilih nomor
urut ketiga peraih suara terbanyak, di mana 72 anggota Senat Unsrat memilih satu nama antara Dr Flora Pricilla
Kalalo SH MH dan Prof Dr Ir
Grevo Soleman Gerung MSc.
untuk mendampingi Ir Dedie
Tooy MSi PhD dan Prof Dr Ir
Fabian J Manoppo MAgr.

Kendati sebelum proses tersebut dimulai, Dr Flora Pricilla Kalalo SH MH memilih walkout. Aapun dalam pemilihant tahap dua, Prof Dr Ir Grevo Soleman Gerung MSc mampu meraih 47 suara. Sedangkan Dr Flora Pricilla Kalalo SH MH hanya mampu meraih 21 suara dan 2 suara tidak sah.

Sementara itu, Jubir Unsrat, Dr Max Rembang saat ditemui usai pemilihan menyebut bahwa ada tiga nama yang diusulkan ke kementerian yakni Tooy, Manopoo dan Gerung. “Tanggal 22 April 2022 sesuai tahapan, tiga nama
yang terpilih dalam penyaringan ini akan dibawa ke Kemdikbudristek. Di sana, masih ada verifikasi lagi seperti portofolio dan sebagainya,” tutur Rembang.

Sementara itu, menyinggung soal riak-riak yang terjadi selama pemilihan yang berlangsung secara tertutup Itu, Rembang mengaku hal tersebut adalah hal yang biasa yang terjadi dalam proses berdemokrasi. Mengingat dalam pemilihan tersebut hadir juga perwakilan dari Kemdikbudristek yang turut memantau jalannya pemilihan.

“Tentu semua yang melalui
proses pemilihan ada proses
politik disana dengan berbagai dinamika yang terjadi,” ungkap Rembang.

Disinggung perihal tudingan kecurangan yang disampaikan Dr Flora
Pricilla Kalalo SH MH dalam
proses pemilihan yang merugikannya dan dikabarkan bakal diadukan ke Kemdikbudristek, Rembang mengatakan, hal tersebut adalah hak setiap bakal calon.

“Kalau memang ada upaya
hukum silahkan saja. Jadi,
tahapan ini tetap jalan begitu
juga apabila ada proses hukum tetap jalan,”. Kendati demikian Rembang
mengingatkan kembali bahwa Unsrat adalah lembaga vertikal di bawah Kemdikbudristek. “Jadi, atasan langsung Unsrat itu Mendikbudristek. Hingga dalam pemilihan rektor nanti ada aturannya hak 35 persen suara menteri,”jelas Rembang.(luc)

 

Komentar