oleh

Melawan dan Mencoba Melarikan Diri, DPO Penganiayaan dengan Sajam di Tembak Polisi

Manado, KOMENTAR -DPO penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam, Lelaki berinisial JK alias Lani (28) warga Desa Kulu, jaga VII, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Sabtu (04/06) sekitar sekitar jam 14.30 Wita akhirnya ditembak polisi setelah melakukan aksi perlawanan.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto P.Sirait S.H.,S.I.K, melalui Kasi Humas Polresta Manado Iptu Sumardi, ketika di konfirmasi mengatakan, dimana hari Sabtu 24-04-2022 lalu sekitar pukul 23.00 wita, korban Tisman Galumpa (52), Warga Desa Lantung, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara mendatangi sebuah acara di desanya. “Pada saat korban mau keluar dari acara tersebut dirinya dihadang oleh pelaku lelaki Stenly sehingga lelaki stenly dan pelaku JK alias Lani melakukan pemukulan sebanyak tiga kali terhadap korban dan pelaku lainnya langsung menganiaya korban dengan menggunakan senjata tajam.” Ujar Sumardi.

Dengan adanya informasi dan Daftar pencarian orang : 17 /V/2022/Reskrim/Polresta Manado /Polda Sulawesi Utara tersebut. Tim Buser Polresta Manado dibawah pimpin Kanit Buser IPDA Heraldy yudhantara S.Tr.K melakukakan upaya penyelidikan tentang keberadaan pelaku dan akhinrnya Tim mendapati informasi bahwa pelaku berada di wilayah Bolaang Mongodow Inobonto. Bedasarkan informasi tersebut, Tim kemudian kolaborasi dengan Polsek Bolaang dan akhirnya pelaku tersebut berhasil diamankan.

Lanjutnya kasi humas polresta manado, saat pelaku di bawa untuk mencari para pelaku lain serta mencari barang bukti yang di gunakan bersama kapolsek wori, pelaku yang merupakan residivis baru keluar lembaga tahun 2020 kasus aniaya dan salah satu pemicu keributan yang terjadi di Wilayah wori mencoba melawan petugas untuk melarikan diri sehingga Tim memberikan tindakan tegas terukur tembakan sebanyak 1x di bagian kaki kanan. Setalah usai di rawat di Rs bhayangkara Tim kemudian membawa pelaku tersebu ke Polresta Manado dan diserahkan kenpenyidik.(luc)

 

Komentar