oleh

Bawaslu Sulut Buka Pendaftaran Pemantau Pemilu

Manado, KOMENTAR
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) membuka pendaftaran untuk pemantau Pemilu tahun 2024.

Pendaftaran di Bawaslu Provinsi Sulut ditandai dengan launching Meja Layanan Pemantau Pemilu 2024, Jumat (10/06) bersamaan dengan launching di Bawaslu Pusat.

Ketua Bawaslu Sulut Kenly Poluan bersama anggota Supriyadi Pangellu dan Jurike Kaeng serta Kepala Sekretariat Aldrin Christian ikut serta dalam launching itu secara hybrid.

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan hal itu akan menjadi sarana melayani pemantau Pemilu 2024 dalam melaksanakan tugas. Terutama yang berhubungan dengan Bawaslu seperti diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Meja Layanan ini penting untuk mempermudah komunikasi Bawaslu dengan Pemantau Pemilu yang merupakan mitra kerja strategis BAwaslu. Ini upaya Bawaslu membuka Akses keterlibatan masyarakat seluas-luasnya dalam memantau proses tahapan pemilu 2024,” kata Bagja.

Pada Pengawasan Tahapan Pemilu 2024, Bawaslu berkomitmen untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemantauan pemilu. Komitmen tersebut dibuktikan Bawaslu dengan memfasilitasi individu yang terpanggil memantau pemilu untuk dapat bergabung dengan lembaga pemantau berbadan hukum.

Hal itu terutama untuk mewadahi kader pengawasan partisipatif dalam mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilannya dalam pemantauan Pemilu.

Sehingga itu juga untuk membuka sebesar-besarnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi perhelatan demokrasi. Termasuk para kader pengawas partisipatif yang merupakan sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) yang diselenggarakan Bawaslu.

“Jumlahnya mencapai hampir 11 ribu orang sejak dilaksanakan tahun 2018 hingga 2021,” tambahnya.

Lanjutnya, meja layanan Pemantau Pemilu merupakan sumber daya bagi bawaslu untuk memberi Informasi , dukungan,layanan pendaftaran organisasi dan perseoragan untuk mendapatkan akreditas atau legalitas sebagai pemantau pemilu.

Selain itu juga menjadi wadah bagi bawaslu untuk berkomunikasi dengan pemantau Pemilu dalam melaksanakan tugasnya, termasuk juga melaporkan hasil pemantaunya.

Bawaslu juga berharap hal itu dapat meningkatkan partisipasi dalam pemantauan Pemilu. Baik dalam jumlah lembaga dan perseorangan yang terakreditasi, mampu dalam hal aktivitas dan focus pemantauanya sebagai catatan pada pemilu 2019.(bly)

Komentar