oleh

Natsir Orang Indonesia ke-10 Penerima Gelar Individu Prestisius

Jakarta, KOMENTAR -Warga Sulawesi Utara (Sulut), Liliyana Natsir menjadi pebulutangkis Indonesia kesepuluh yang masuk ke dalam BWF Hall of Fame. Butet menyamai prestasi para legenda antara lain Rudy Hartono, Dick Sudirman, Christian Hadinata, Liem Swie King, Susy Susanti, Tjun Tjun, Johan Wahjudi, Rexy Mainaky, dan Ricky Subagja.

Menurut Liliyana Natsir, dirinya melihat dari atlet Indonesia [sebelumnya] hanya sembilan yang pernah masuk Hall of Fame. “Saya atlet perempuan kedua setelah Susy Susanti. Pastinya ini kebanggaan buat saya meski sudah pensiun masih mendapatkan penghargaan. Ini menjadi bukti bahwa bulutangkis Indonesia diakui di mata dunia,” ucap Liliyana dalam konfrensi pers.

Diketahui, Butet menjadi orang Indonesia pertama yang menerima penghargaan tersebut sejak 13 tahun terakhir. Pada 2009, BWF memberikan gelar itu terakhir kali untuk wakil Indonesia yaitu dua pasang ganda putra: Tjun Tjun/Johan Wahjudi dan Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky.

Berdasarkan data dan informasi,
Seremoni penghargaan BWF Hall of Fame untuk Liliyana berlangsung di Istora Senayan, Sabtu (18/6/2022). Acara digelar di tengah gelaran Indonesia Open 2022.

Para penggemar menyambut hangat kedatangan Liliyana ke panggung. Peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 itu menerima pin dan sertifikat dari Wakil Ketua BWF – Komite Pemasaran, Bambang Roedyanto.

“Ini sangat berarti bagi saya. Artinya, saya diakui tidak hanya di Indonesia tetapi juga di mata dunia. Saya berharap ini akan memotivasi para junior untuk membawa lebih banyak kehormatan untuk Indonesia. Saya merasa sangat senang dan bersemangat. Ini adalah peristiwa yang tak terlupakan dalam karir saya,” jelas Liliyana Natsir dalam situs resmi BWF.(rom)

 

Komentar