oleh

Tambah Rp 20 Miliar Jika Ingin Semua Warga Tercover BPJS Kesehatan

Ratahan, KOMENTAR – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) perlu menambah anggaran sedikitnya Rp 20 miliar supaya semua warga bisa tercover dalam perlindungan program dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan. Hal ini akan dilakukan Pemkab Mitra pada 2023 mendatang.

“Rencananya seperti itu, yakni mengcover semua warga Kabupaten Mitra dalam program perlindungan dari BPJS Kesehatan,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Mitra, David Lalandos AP MM, dalam wawancara dengan harian ini akhir pekan kemarin.

Sekda membenarkan bahwa masih perlu adanya tambahan Rp 20 miliar agar keseluruhan warga Kabupaten Mitra bisa tercover dalam program perlindungan BPJS Kesehatan ini. “Masih ada sekira 36 ribu warga Mitra yang belum tercover dan supaya mereka bisa masuk dalam program perlindungan BPJS Kesehatan, perlu tambahan anggaran Rp 20 miliar,” terangnya.

Lanjut Sekda mengutarakan, tambahan anggaran Rp 20 miliar ini yang rencananya akan dialokasikan dalam APBD Tahun Anggaran 2023. “Tentu dengan memperhitungkan kemampuan keuangan daerah. Yang pasti, sesuai komitmen pak Bupati, bahwa ini akan menjadi prioritas tahun 2023 mendatang,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, masih ada 30 persen warga Kabupaten Mitra yang belum tercover dalam program perlindungan BPJS Kesehatan. Dari data 118.475 jiwa jumlah penduduk Mitra, masih ada 36.072 warga yang belum tercover dalam program perlindungan BPJS Kesehatan.

Angka ini sudah dikurangi dengan 7.761 yang berhasil diperjuangkan Pemkab Mitra lewat Dinas Sosial untuk dicover dalam program perlindungan BPJS Kesehatan sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bersumber dari APBN atau yang dulu disebut Jamkesmas.

Total warga Mitra peserta program JKN BPJS adalah 82.403 jiwa yang terdiri atas 42.270 warga dicover lewat PBI APBN, 1.998 warga tercover lewat PBI APBD Provinsi Sulut, selanjutnya ada 18.071 warga yang masuk dalam kategori Pekerja Penerima Upah (PPU) yakni mereka yang berprofesi sebagai PNS, TNI, dan Polri yang otomatis menjadi peserta JKN.

Selanjutnya ada 18.658 yang merupakan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), dan 1.406 adalah Bukan Pekerja (BP). Baik PBPU dan BP merupakan peserta mandiri JKN. Dengan begitu maka warga Mitra yang belum tercover dalam program JKN ini adalah 36.072 warga.(ftj)

Komentar