oleh

Disediakan anggaran 1,5 M, RS Korban Bencana Dibangun Secara Swadaya

Amurang, KOMENTAR -Bertindak cepat untuk memberikan hunian layak bagi warga korban bencana pesisir pantai Amurang, Pemkab Minahasa Selatan (Minsel) membangun rumah hunian sementara. Direncanakan hunian sementara akan dibangun 120 buah.
Pembangunan rumah sementara peletakkan batu pertama dilakukan oleh Bupati Franky Donny Wongkar di lokasi yang berada di Kelurahan Bitung Kecamatan Amurang. Ditargetkan akan selesai selama satu minggu.
“Kami akan menyelesaikan selama satu minggu, sehingga pada akhir masa tanggap darurat sudah dapat ditempati. Pembangunannya dikerjakan secara swadaya, terdiri dari THL (Tenaga Kerja Lepas, red), personel TNI, Polri, Kejaksaan dan pemerintah desa/kelurahan terdekat,” papar Bupati seusai melakukan peletakkan batu pertama pada Senin (20/06).
Untuk anggaran, disesuaikan dengan anggaran. Namun dengan catatan harus dapat memenuhi kebutuhan pokok dari warga. “Sebelumnya usulan anggaran disesuaikan RAB sebesar Rp 3,5 miliar. Namun kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran, akhirnya disepakati senilai Rp 1,5 miliar,” tukas Bupati.
Nantinya pada rumah sementara, memiliki sejumlah fasilitas. Mulai dari fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK), gudang dan tempat ibadah. “Diusahakan warga pengungsi mendapat tempat beristirahat yang memadai,” terangnya.
Saat ini Pemkab Minsel sedang mencari lokasi untuk relokasi pemukiman warga yang terkena bencana. Di lokasi baru, akan dibangun perumahan yang representatif. Ini dikarenakan warga tidak dapat kembali ke lokasi terdampak.
“Sementara cari lokasi yang tepat, sehingga statusnya clean dan clear. Bila sudah ada, kita hubungi BNPB untuk pembangunannya. Fasilitas pastinya akan memadai, sesuai standar. Secepatnya kita selesaikan agar warga mendapatkan tempat yang layak,” pungkasnya.(vtr)

Komentar