oleh

Isu Ketua DPD Partai Gerindra Sulut Dilaporkan ke Pihak Berwajib Hoax

Rumondor : Saya Siap Jika Harus Dimintai Keterangan Penyidik //

Manado, KOMENTAR – Isu pemberitaan salah satu media yang menyebutkan Ketua DPD Partai Gerindra Sulut dilaporkan ke pihak berwajib (Polisi dan Kejaksaan, red) adalah hoax. Hal ini diungkap langsung Ketua DPD Partai Gerindra Sulut, Conny Rumondor, Rabu (24/08).

Permohonan Penukaran Angunan Jaminan (Awal Mula)

Menurut Rumondor, pihak pengacara sudah melakukan kroscek ke pihak kepolisian dan kejaksaan, hasilnya tidak ada laporan. “Berita di media bahwa saya diperiksa adalah hoax. Jika memang saya akan dimintai keterangan pihak penyidik atas adanya laporan, saya siap. Dan saya selaku warga yang taat hukum akan memenuhi pangilan dari pihak berwajib. Asalkan itu benar,” tandas Rumondor.

Bukti Chat Rp 250 Juta

Rumondor juga mengakui, dirinya dipinjamkan uang oleh Mantan Kepala BTN Manado yang telah dipecat, lelaki berinisial RM kurang lebih 250 juta yang kemudian dibulatkan menjadi 250 Juta. “Awalnya dia yang menawarkan memberi pinjaman ke saya sebesar 60 juta untuk bayar 1 sertifikat jaminan di BTN yang dia setor langsung ke rekening kredit saya dan 50 juta cash dia kasih ke saya langsung,” jelas Rumondor.

Ditambahkannya, saat akan dilakukan pelunasan, Rumondor kemudian menjelaskan kembali rincian yang sudah terbayar dan sisa yang akan dibayar yaitu sebesar 178 juta. ” RM tidak bilang yang 385 juta, nanti setelah selesai pelunasan 250 juta. Beberapa waktu kemudian, RM menyebarkan berita di sosmed lewat teamnya dan sampei ke DPP dan dikirim ke saya bahwa hutang saya masih sisa 385 juta, saya kaget. Karna seingat saya tidak pernah saya tanda tangan hutang 385 juta,” urainya…

Akan hal itu, Rumondor juga menegaskan, pihaknya tentu akan membawa masalah ini ke pihak kepolisian. “Kita lihat saja, dalam waktu dekat ini saya akan membawa masalah ini ke pihak berwajib,” tegasnya. (rom)

Komentar