oleh

Aniaya Ojol, Sopir Asal Paal Dua. Diringkus Tim Charly Polresta

Manado, KOMENTAR – Lelaki berinisial FH alias Taufik (30), Warga Kelurahan Paal Dua, Jaga X, Kecamatan Paal Dua Kota Manado, kini harus mendekam dibalik jeruji besi Mapolresta Manado. Pasalnya, FH alias Taufik yang diketahui pekerjaanya seorang Sopir ini, diringkus Tim Charly On The Road Polresta Manado, Selasa (12/09) sekitar pukul 14:00 Wita, karena telah melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam terhadap seorang tukang ojek online bernama Rivan Harun (37), Warga yang sama dengan pelaku.

Kejadian tersebut itu terjadi hari Senin (13/09) di Kelurahan Paal Dua Jaga X Kecamatan Paal Dua Kota manado, lebih tepatnya di kompleks terminal Paal Dua.

Informasi yang dihimpun menurut data dan laporan pihak kepolisian, dimana sebelumnya korban mendapati pelaku lagi miras dengan anak anak dibawah umur, melihat hal tersebut korban mengeluarkan kata kata ” coba ngana togor togor akang kwa ini anak anak yang miras disini karna ngana yang paling tua pa dorang”. Tak hanya itu saja, korban juga memposting pelaku di media sosial facebook, sehingga postingan dari korban dilihat orang-orang dan memberitahukan kepada pelaku hingga terjadi saling sindir di media sosial Facebook. Beberapa hari sebelum kejadian korban sempat ribut dengan pelaku dan mengejar pelaku dengan senjata tajam jenis pisau besi putih.

Pelaku yang masih menyimpan dendam terhadap perbuatan korban, yang saat itu melihat korban sedang nongkrong di pangkalan ojek. Tanpa berpikir panjang, pelaku datang menghampiri korban dan langsung mencabut senjata tajam jenis parang langsung menebas ke bagian punggung korban dan menikam korban dengan pisau badik sehingga mengena dibagian badan sehingga korban. Melihat korbanya sudah bersimbah darah, pelaku kemudian langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian dengan menggunaka sepeda motor, sambil membawa kedua sajam tersebut.

Dengan adanya informasi tentang ada peristiwa kasus penganiayaan tersebut Tim Resmob Opsnal Charlie langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan langsung melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) di seputaran tempat kejadian perkara (tkp). Setelah mengumpulkan data awal dari para saksi dan keluarga pelaku, Tim kemudian mendapati informasi tentang keberadaan tersangka di desa lumpias Kabupaten Minut tepatnya di rumah kakek dan nenek pelaku. Tidak mau buruannya lolos, Tim kemudian langsung bergerak ke Desa Lumpias Kabupaten Minahasa Utara. Setibanya disana, Tim kemudian mengamankan pelaku tanpa adanya perlawanan. Selanjutnya, Tim bersama dengan barang bukti langsung digiring ke mapolresta manado, untuk di proses sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto P Sirait SIK melalui Kasat Reskrim Kompol Sugeng Wahyudi Santoso SIK, membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku tersebut. ” Pelaku bersama dengan satu Buah pedang jenis cakram dan satu Buah badik besi putih sudah kami amankan, untuk motif pelaku sampai menganiayaa korban, diduga pelaku memiliki dendam terhadap korban. Saat ini pelaku tersebut sedang dalam pemeriksaan unit reskrim Polresta Manado.” Jelas Kasat Reskrim Polresta Manado. (pra)

 

Komentar