oleh

Nelayan Asal Tumumpa Tewas dengan 12 Luka Tikam

Manado, KOMENTAR – Warga di Kelurahan Tumumpa Satu, Lingkungan ll, Kecamatan Tuminting dihebohkan dengan adanya kasus pembunuhan sadis, Minggu (19/09) tengah malam.

Pelaku saat diamankan Polisi

Korbannya yakni lelaki bernama Edward Manoppo (19), Warga Tumumpa Dua, Lingkungan l, Kecamatan Tuminting meninggal dunia setelah mendapatkan dua belas luka tikam di bagian tibuhnya, akibat di tikam seorang nelayan berinisial MK alias Embo Hajir (20), Warga Kampung Jati, Kelurahan Tumumpa Satu, Lingkungan lV, Kecamatan Tuminting.

Informasi yang dihimpun menurut data dan laporan pihak kepolisian, kejadian tersebut itu berawal saat korban dan pelaku beserta warga sekitar sedang menghadiri acara hajatan di rumah salah satu warga di dekat tempat kejadian perkara (TKP) sambil menggelar pesta miras. Korban yang saat itu sudah dalam pengaruh miras, mencari masalah dengan pelaku. Bahkan saat pelaku sedang berbincang dengan yang menggelar acar hajatan, korban menerobos diantara pelaku, lalu menendang kaki pelaku.

Sehingga pelaku yang tidak terima dengan perbuatan dari korban menjadi marah. Sehingga pelaku kembali mengingat kejadian lama yang korban lakukan, dimana korban pernah menampar wajah istri pelaku. Pelaku yang korban keluar dari acara hajatan tersebut, sambil mengantar seorang perempuan. Pelaku kemudian mengikuti korban dari arah belakang. Saat berada di tempat kejadian perkara, pelaku dan korban terjadi aduh mulut. Emosi pelaku yang tak bisa tertahankan, pelaku kemudian mencabut pisau jenis besi putih yang diselipkanndi pinggangnya, langsung menikam korban dengan cara membabi buta.

Melihat korbanya sudah tak berdaya, pelaku kemudian langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian. Sementara korban yang sudah bersimbah darah, dibantu warga sekitar untuk di larikan ke RSI Sitty mariam. Namun sayangnya saat berada disana, pihat RSI Sitty Mariam mengatakan bahwa korban sudah meninggal dunia.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso ketika di konfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. ” mendapatkan informasi tentang adanya peristiwa tersebut, Tim Alpah On The Road Polresta Manado, langsung bergegas menuju ke lokasi tersebut untuk melakukan lidik. Setalah mengetahui identitas serta keberadaan pelaku, tanpa menunggu waktu lama, pelaku tersebut berhasil di amankan satu jam kemudian.” Ujar Sugeng.

Ditegaskan, Kasat Reskrim Polresta Manado, saat ini penyidik menjerat pelaku dengan pasal 338 KUHP. ” karena barang siapa yang dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun ” Tegas Mantan Kasat Narkoba Polresta Manado.(pra)

 

Komentar