oleh

Seorang Cucu Tega Habisi Kakek Sendiri dengan Pisau Dapur

Manado, KOMENTAR – Seorang cucu berinisial S (18) di Kelurahan Tateli Weru, Kecamatan Pineleng Minahasa yang memilik keterbelakangan mental, Senin (29/09), sekira pukul 09.00 Wita tega menusuk kakeknya berinisial RP (64) dengan menggunakan pisau dapur hingga tewas.

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso ketika di konfirmasi mengungkapkan, pelaku tersebut sudah diamankan pihak Polsek Pineleng dan kemudian diserahkan ke Satreskrim Polresta Manado. “Pelaku berinisial S (18), sedangkan korban kakeknya sendiri berinisial RP (64), korban tewas dengan luka tusuk dengan pisau dapur yang terbuat dari besi stainless yang mengakibatkan korban mengalami luka robek di dada kiri, pipi kiri, dan tangan kiri hingga meninggal dunia,” jelas Sugeng.

Lanjutnya menurut keterangan dari keluarga pelaku S diduga mengalami gangguan mental dengan sering kejang- kejang dan mengeluarkan busa dari mulur. Diketahui pelaku tinggal serumah dengan korban. “Bahwa masyarakat menyampaikan pelaku diduga alami keterbelakangan mental, namun penyidik akan meminta bantuan ahli terkait hal tersebut,” ujar Sugeng.

Untuk kejadian tersebut berdasarkan keterangan saksi YM (61) yang juga Istri korban dan nenek dari pelaku, awal mula peristiwa tersebut saat korban memutar lagu sedangkan saksi YM sedang menidurkan cucu bayinya di ayunan. Korban yang saat itu bermaksud menidurkan cucu bayinya lewat alunan musik lantas dimarahi oleh pelaku yang keberatan, saat itu pelaku dan korban sedang bersama-sama di dalam rumah. Setelah itu korban kemudian menuju dapur untuk mengambil makanan dan memberikan makanan tersebut kepada pelaku namun pelaku yang masih memarahi korban sehingga korban mengertak seakan-akan hendak memukul. Melihat hal tersebut, korban pun memarahi cucunya tersebut, beberapa saat kemudian pelaku lantas mengambil pisau dapur dari bagian belakang tubuhnya dan menikam kakeknya.

Keluarga yang mengetahui kejadian itu langsung menghubungi pihak kepolisian dan membawa korban ke rumah sakit Prof. Kandou. Sedangkan pelaku diamankan Bhabinkamtibmas Polsek Pineleng Aipda Allan Larenaung dan diserahkan ke penyidik Polresta Manado. Akibat dari perbuatan pelaku, pihak kepolisian disangkakan pasal pidana 338 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (pra)

 

Komentar