oleh

Tiga Anggota Baru Bawaslu Propinsi Sulut Dilantik

Tondano, KOMENTAR

Lembaga Pengawas Pemilu (Bawaslu) Propinsi Sulawesi Utara kini memiliki tiga personil baru. Ardiles Mewoh, Donny Rumagit dan Zulkifli Densi resmi dilantik sebagai Anggota Bawaslu Sulut Periode 2022-2027. Pelantikan dilakukan Ketua Bawaslu RI di Jakarta Rabu (21/09) bersama 72 komisioner lainnya di 25 Provinsi se-Indonesia.

Sebelumnya, Ardiles adalah Ketua KPU Sulut. Adapun Donny adalah anggota Bawaslu Kabupaten Minahasa dan Zulkifli Densi anggota Bawaslu Kota Bitung. Ketiganya mengantikan tiga orang personil yang massa jabatannya resmi berakhir yakni, Kenly Poluan, Mustarin Humagi, Yurike Kaeng. Sedangkan dua personil lainya baru akan berakhi masa jabatan tahun 2023 nanti.

Acara pelantikan turut dihadiri dua anggota Bawaslu Provinsi Supriyadi Pangellu, Awaludin Umbola serta Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulut, Aldrin Christian, STTP. Nampak  hadir juga pada keluarga tiga komisioner yang baru dilantik.

Informasi haria ini, usia dilantik, tiga Komisioner Bawaslu Sulut akan menjalani bimbingan teknis dilanjutkan dengan pleno pemilihan ketua Bawaslu, direncanakan Kamis (22/09) hari ini.

Personil Bawaslu Sulut yang baru dilantik, Donny Rumagit mengucapkan
Terima kasih kepada semua pihak yang telah mensuport hingga sampai pada tahapan puncak seleksi.
“Mohon doanya agar kami yang baru dilantik dimampukan untuk melaksanakan amanah sebagai pengawal demokrasi.Pemilu 2024 tahapannya telah berjalan,” ucap Rumagit dihubungi harian ini, kemarin.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Republik Indonesia, Rahmat Bagja yang memimpin prosesi pelantikan tersebut berharap bahwa kolaborasi antara penyelenggara pemilu semakin ditingkatkan.

“Penyelenggara pemilu yang terdiri dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memiliki visi yang sama untuk menyelenggarakan pemilu yang jujur, adil, langsung dan rahasia. Walaupun kadang terjadi perbedaan perspektif antara tiga lembaga ini. Kami harap kolaborasi dan kerjasama terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Selain itu, Bagja berharap bahwa di tengah tahapan yang sudah berjalan, komunikasi antara keluarga pengawas pemilu provinsi harus terjalin baik.

“Akan ada waktu yang tersita untuk tahapan. Waktu untuk keluarga dan anak-anak akan semakin sedikit. Ini harus diselesaikan oleh Bapak/Ibu. Sampaikan ke keluarga bahwa kita sedang mengabdi untuk bangsa dan negara,” pungkasnya.(bly)

Komentar