oleh

Wagub Steven Kandouw Apresiasi Pemerintah Pusat Laksanakan KUR Festival dan UMKM di Sulut

Manado, KOMENTAR – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw mengungkapkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Sulut 65 persen disumbangkan dari sektor pertanian dan perikanan. Kata Wagub Kandouw, kearifan lokal (lokal wisdom) yang saling kait mengait ini, membuat pertumbuhan ekonomi di Sulut meningkat meski ditengah pandemi covid-19.

“Saya membuka acara KUR Festival dan UMKM Goes to Capital Market di Manado Town Square ini. Saya juga mengapresiasi pemerintah pusat yang telah melaksanakan KUR Festival dan UMKM. Apresiasi bagi Kemenko Perekonomian yang telah membantu, dan berikthiar agar UMKM Sulut makin lebih kuat,” kata Wagub Steven Kandouw saat membuka KUR Festival dan UMKM Goes to Capital Market, Rabu (28/09).

Terkait dengan KUR UMKM, Wagub Kandouw mengingatkan tiga hal penting, Yakni komitmen, mindset dan penyaluran.
“Kami sangat berterima kasih, hari ini dicanangkan upaya kita meningkatkan KUR untuk UMKM di Sulut. Perlu digarisbawahi komitmen KUR kepada pemerintah kabupaten/kota. Pertama, jangan merasa ada di zona nyaman. Kedua minsed harus dirubah. Jangan menganggap ini BLT. Dan, ketiga, penyaluran harus komit, persyaratan tidak ada kompromi. Tapi, paling tidak seluruh stakeholder dilibatkan. KUR UMKM kalau bisa dilibatkan tokoh agama untuk merekomendasi. Masyarakat Sulut religinya kuat. Kalau kita libatkan ini saya yakin aman,” pesan Kandouw.

Sementara Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian RI Iskandar Simorangkir mengatakan kegiatan ini mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulut. Setelah sebelumnya diterpa dengan pandemi Covid-19.

Lanjutnya, dampak dari pandemi Covid-19, ekonomi dunia termasuk Indonesia alami penurunan. Salah satu yang kena dampaknya adalah UMKM.
“Ini penting karena saat Covid, usaha alami kesulitan. Maka itu pemerintah harus hadir ketika UMKM alami masalah pemerintah keluarkan kebijakan yang pro UMKM,” kata Simorangkir.

Acara ini bersamaan dengan penyaluran KUR secara simbolis kepada 9 debitur. Masing-masing debitur BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, Bank Syariah Indonesia, BCA, National NOBU, Sinarmas KUR dan Pegadaian Syariah.

Kesempatan itu, Wagub Steven Kandouw bersama Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian RI Iskandar Simorangkir menyaksikan langsung pendandatanganan akad KUR.

Turut hadir Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulut, Ronald Sorongan, pejabat kabupaten/kota terkait dan para stakeholder.(ist/mly)

Komentar