oleh

Gelar Rakercab, PDIP Minahasa Siap Usung Cabup Tanpa Koalisi di Pilkada 2024

Rakercab PDI Perjuangan Minahasa yang dihadiri Ketua DPD PDIP Olly Dondokambey membahas program kerja partai.

Tondano, KOMENTAR

DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Minahasa menggelar rapat kerja cabang (rakercab) bertempat di Gedung Wale Ne Tou, Selasa (04/10) kemarin.

Rakercab yang dihadiri Ketua DPD PDIP Sulut, Olly Dondokambey, dan jajaran pengurus DPD, DPC ini sebagai ajang konsolidasi, membahas berbagai hal terkait program kerja partai untuk mencapai terget pemenangan Pemilu dan Pilkada serentak 2024.

Untuk target legislatif, ketua DPD Olly Dondokambey memerintahkan PDIP Minahasa meraih terget perolehan 50 persen suara di pemilihan legislatif agar supaya bisa mengusung calon bupati sendiri tanpa koalisi dengan partai lain.

“Pada Pileg Minahasa sebelumnya PDIP Minahasa meraih 42 persen. Pada 2024 kita harus menang 50 persen.Kalau torang suka usung calon bupati sendiri tanpa koalisi, torang harus menang Pileg 50 persen dan menang Pilpres. Untuk calon Presiden, yakni Puan Maharani.Ia paling layak dan kader harus kampanyekan, “ujar Ketua DPD Olly Dondokambey.

Untuk mencapai target tersebut, Gubernur Sulut ini meminta kader dan semua struktur hingga organisasi sayap partai di Minahasa harus bergerak solid.

“Hindari perselisihan. Sesama Kader jangan ribut. Kalau ada masalah dikomunikasikan. Kader juga harus mampu membaca situasi politik. Bisa meredam isu isu negatif yang menyerang PDIP saat ini apalagi di media sosial. Hasil survei PDIP memang kalah kampanye udara (medsos) kita urutan lima. Nah, itu tugas tugas pengurus PAC dan Ranting yang merupakan ujung tombak untuk mengkonsolidasikan. Rakercap ini jadi momen evaluasi, konsolidasi. Bulan Agustus 2023 administrasi pencalegan harus sudah selesai. Karna bulan Februari 2024 sudah pemilu legislatif dan presiden. Sehingga evaluasi dan konsolidasi harus dijalankan,” papar Olly.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Bidang Pemenangan Pemilu, Steven Kandouw mengatakan, konsolidasi di Minahasa intinya mengigatkan jajaran partai untuk selalu kompak dan siap menghadapi agenda politik kedepan baik Pilpres, Pileg dan Pilkada.

“Untuk Minahasa, PDIP tetap optimis secara partikulelir akan lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya. Terkait siapa siapa calon bupati. PDIP kata Kandouw akan mengusung kader terbaik. “Sampai saat ini masih mengalir,” ujarnya.

Pada Pileg 2019, PDIP memang keluar sebagai partai pemenang di Minahasa dengan meraih 17 kursi di DPRD. Target perolahan suara di masing masing dapil harus capai 50 persen agar bisa mencalonkan sendiri. Sedangkan hasil persentase perolehan suara yang ada. Baru dapil tiga (Langowan Raya, Tompaso, Kawangkoan Raya dan Sonder) yang capai 47 persen atau mendekati 50 persen.

Sedangkan dapil satu (Tondano Raya) capai 42 persen. Dapil dua ( Eris, Remboken, Kakas, Kakas Barat, Lembean Timur, Kombi) capai 43 persen. Dapil empat (Tombulu, Pineleng, Mandolang, Tombariri, Tombariri Timur) capai 45 persen. Artinya masih ada sekitar 3-7 persen suara yang harus di kejar di Pileg 2024.

Terkait ini, ketua DPC PDIP Minahasa, Robby Dondokambey mengatakan, ada kesempatan 16 bulan (menuju pemilu 2024) melakukan konsolidasi.

“Partai ini kan bergerak sesuai petunjuk dan aturan partai. Pertama kita masuk ke link link masyarakat. Baik di pasar dan pertemuan pertemuan sosial. Kita sebagai kader harus sampai-sampaikan apa dikehendaki partai untuk kepentingan rakyat. Ada kesempatan 16 bulan kita konsolidasi di PAC hingga tingkat ranting, ” tutur RD.

Iapun mengapresiasi kehadiran kader di Rakercab. “Intruksi Rakercab ini kan mendadak baru disampaikan Senin sore. Saya cek ada pengurus fraksi PDIP sebagian besar di Jakarta. Namun mereka mendadak pulang untuk hadir. Ini luar biasa. Bukti kader Minahasa solid, “ungkap RD.

Sebagai wabup, RD mengaku siap kerja keras turun lapangan melakukan konsolidasi agar target 50 persen Pileg dan hattrick pemilu bisa terwujud.

Hadir dalam Rakercap Sekretaris DPD PDIP Sulut, Frangky Wongkar, Wakil Ketua DPD Eva Sasingen, Ivonne Paat, dan segenap pengurus DPD Sulut. Pengurus 25 PAC dan ranting serta pengurus organisasi badan sayap PDIP yakni banteng muda dan taruna merah putih partai.(bly)

Komentar