oleh

Gandeng Media Massa, KPU Sulut Target Kuantitas Partisipasi Pemilu 2024 Naik

Sosialisasi tahapan Pemilu 2024 dihadiri ratusan media massa di Sulut.

Tondano, KOMENTAR

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar sosialisasi Tahapan Pemilu 2024 kepada media massa baik cetak dan elektronik, di salah satu hotel di kawasan Desa Tateli, Minahasa, Sabtu (08/10).

Plt ketua KPU Sulut, Meidy Tinangon mengatakan, tahapan Pemilu sudah dimulai alias dilaunching sejak 14 Juni 2022  lalu. Tapi pertemuan dengan para insan pers baru dilakukan saat ini karna menyesuaikan dengan waktu dan ketersediaan anggaran.

“Kegiatan ini sangat penting karna pers unjung tombak dan pilar utama dalam proses demokrasi. Sebagai ujung tombak dalam melakukan sosialisi kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia mengakui, partisipasi pemilih di Sulut
baik Pemilu dan Pilkada 2020 dimassa pandemi covid-19 tinggi secara nasional tidak lepas dari peran pers yang setiap hari menyampaikan informasi kepada publik.

“Kita harapkan kedepan tindak hanya meningkatkan partisipasi dari segi kuntitasnya. Tapi, bagaimana bisa meningkatkan partisipasi dari segi kualitasnya. Atau soal kualitas demokrasinya,” ujar Tinangon.

Artinya kata Tinangon, bukan soal mengukur seberapa banyak pemilih yang berpartisipasi di semua tahapan tapi bagaimana pers terlibat berperan aktiv untuk menghadirkan kualitas partisipasi masyarakat pada pemilu 2024.

“Dari kualitas itu bagaimana partisipasi masyarakat mensuport adanya pemilu yang luber dan jurdil bagian substansi demokrasi. Pemilu 2024 dapat berjalan sesuai asasnya yakni, luber dan jurdil,” ujar Tinangon didampingi Kabag Teknis Penyelenggaraan, Parmas, Hukum dan SDM KPU Sulut Charles Worotitjan.

Lanjut Meidy Tinangon, bahwa pemilu selalu memiliki potensi konflik yang cukup besar di berbagai sektor untuk itu, peran media hadir sebagai penyejuk dengan informasi yang mengedukasi publik.

“Dalam Pemilu itu ada rivalitas yang tentunya bisa rawan konflik, oleh karenanya diharapkan pers dapat memberikan informasi yang berdasar pada kemanusiaan dan kedamaian, ” ujarnya.

Anggota KPU Sulut Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM Salman Saelangi juga mengakui peran media dalam mensukseskan dan meningkatkan partisipasi masyarakat pada pemilu.

“Ini terasa betul saat proses Pilkada serentak 2020. Peran media dalam membantu KPU luar biasa. Media sangat intens beritakan semua agenda dan tahapan. Dari pemberitaan itu, membuat target partisipasi masyarakat meningkat, menyentuh angka 78,72 persen dari target 77,5 persen dan menjadikan tertinggi se-Indonesia. Tingginya partisipasi pemilih tidak lepas dari peran pers. Yang mempublikasikannya secara detail setiap tahapan, ” ujarnya.

Ia memaparkan bahwae tersisa 493 hari atau 16 bulan menuju hajatan akbar pemilihan presiden, wakil presiden, anggota DPR RI/DPRD Propinsi/Kabupaten Kota.

” Pemumutan suara akan dilaksanakan  di hari spesial “valentine day” pada tanggal 14 Februari 2024,” ujarnya.

Tahapan penyelenggaraan yang sedang bergulir yakni, pendaftaran dan verifikasi peserta pemilu sejak 29 Juli 2022 sampai 13 Desember 2022. Kemudian pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih mulai 14 Oktober 2022 sampai 21 Juni 2023 tahun depan.

“Dalam waktu dekat, KPU Sulut akan melakukan verifikasi faktual Peserta Pemilu. Penetapan peserta pemilu tangg 14 Desember 2022. Sedangkan penetapan jumlah kursi dan penetapan daerah pemilihan 14 Oktober 2022 sampai 9 Februari 2023.Masa kampanye pemilu mulai 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024,” paparnya.(bly)

Komentar