Proyek Infrastruktur Tahun 2022 di Minahasa Diperiksa BPK, Sekda Imbau OPD Proaktiv

Tondano, KOMENTART BPK-RI perwakilan Sulawesi Utara mulai melaksanakan pemeriksaan terinci atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) unaudited Kabupaten Minahasa Tahun Anggaran 2022 yang telah diserahkan Wakil Bupati Dr Robby Dondokambey, SSi, MM, MAP akhir pekan lalu.

Dalam pemeriksaan yang akan berlangsung selama 30 hari ini, BPK akan fokus mengaudit potret laporan keuangan Pemkab Minahasa, termasuk turun lapangan melakukan pengecekan langsung terhadap semua kegiatan fisik proyek dan kegiatan pembangunan tahun 2022 baik yang bersumber dari belanja modal, belanja barang hingga belanja pegawai hingga dana hibah.

Beberapa fisik proyek jalan di Dinas PU, proyek pengadaan dan fisik di Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dikabarkan menjadi entitas awal diperiksa. Termasuk mengecek proyek pembagunan Rumah Dinas Ketua DPRD Minahasa, Glady Kandouw yang sempat di laporkan adanya dugaan pelanggaran.

Untuk itu, Bupati Dr Ir Royke Octavian Roring MSi melalui Sekertaris Daerah (Sekda), Lynda Watania meminta kepada setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk proaktiv dan menyiapkan data-data yang dibutuhkan BPK.

“Pemeriksaan ini bukan suatu rutinitas, tapi merupakan suatu langkah yang sangat baik bagi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Pada prinsibnya pemkab Minahasa sangat siap memfasilitasi dan meminta OPD proaktiv dengan BPK dalam rangka mempersiapkan data-data yang dibutuhkan tersebut, ” ujar Lynda usai Entry Meeting BPK dengan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang sidang kantor bupati, Senin (06/03).

Sekda pun memastikan, sangat siap untuk menghadapi pemeriksaan terinci dari Tim BPK. Harapannya, tidak ada temuan yang bakal menjadi masalah dalam pembentukan opini atas laporan pengelolaan anggaran keuangan oleh Pemkab Minahasa selama 2022 sehingga predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kembali diraih.
“Kiranya pemeriksaab terinci ini berjalan lancar dan pemkab Minahasa kebali meraih WTP ke 9 kali, kami optomis, ” ucap Sekda didampingi Asisten Administrasi Umum, Vicky Tanor dan Kepala BKPSDM, Moudy Pangerapan.(bly)

Komentar