Sekdaprov Steve Kepel Minta OPD Terkait Terus Memantau Harga Sembako Jelang Lebaran

Sulut, KOMENTAR- Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Utara (Sulut) Steve Kepel ST MSi meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk terus memantau harga sembako di pasar-pasar tradisional.

Steve Kepel mengharapkan, harga di pasar besar seperti Kota Manado, Airmadidi Minahasa Utara, pasar Amurang Minahasa Selatan dan pasar di Kotamobagu harus dipantau. Apalagi di pasar tradisional tersebut sudah ada lapak provinsi.

“Harus tempatkan petugas untuk memantau harga. Pergerakan harga harus dipantau setiap hari. Supaya ketika terjadi kontraksi atau kenaikan harga sembako bisa dilakukan operasi pasar murah,” kata Kepel ketika membuka Rakor Penyusunan Laporan Kinerja TPID Tahun 2022 dan Persiapan TPID Award, di Ruang FJ Tumbelaka, Kantor Gubernur Sulut, Kamis (09/03).

Menurutnya, pemantauan harga bahan pokok di pasar sangat penting untuk mengendalikan infasi. “Apalagi ini sudah menjelang puasa. Kita bersyukur inflasi Sulut masih di bawah nasional,” ungkapnya.

Kepel juga mengatakan untuk mengendalikan inflasi, Pemprov Sulut melalui Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw juga memiliki program gerakan menanam “Mari Jo Ba Kobong”

“Di mana setiap daerah atau kelompok tani akan diberikan pupuk dan bibit sesuai dengan potensi daerah masing-masing. Kalau potensi jagung kita berikanĀ  jagung, kalau potensi beras kita berikan bibit padi. Begitu seterusnya. Supaya inflasi Sulut terkendali,” pungkasnya.

Turut hadir Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sulut Praseno Hadi, Kepala BI, Bulog dan SKPD terkait.(ist/*)

 

 

Komentar