98,2 Persen Warga Minahasa Terdaftar Peserta JKN

Tondano, KOMENTAR- Hingga Maret 2023 total warga Minahasa yang sudah menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 98,2 persen dari jumlah penduduk 344.440 jiwa.

Artinya, hampir seluruh warga Minahasa telah memiliki payung perlindungan untuk mengakses layanan di fasilitas kesehatan fan tinggal 5.111 jiwa yang belum terdaftar sebagai peserta JKN atau sebesar 1,48%.

“Dari 339.329 jiwa penduduk Minahasa yang sudah terdaftar di JKN. Ada 105.145 jiwa di cover melalui segmen peserta PBI JK, 76.758 dari PBPU Pemda, 81.949 dari PPU, 65.314 dari PBPU, dan 10.163 dari BP,”¬† ungkap Kepala Dinas Kesehatan Minahasa, dr Ivonee Rattu MKes, Selasa (14/03).

Atas capai 98,2 persen, membuat Pemkab Minahasa  menerima penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan atas capaian Cakupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC).

Kadis Kesehatan dr Ivonee Rattu MKes mengatakan, dari 98,2% warga Minahasa yang memiliki NIK dan terdaftar di BPJS Kesehatan, tidak semua aktif. Atau hanya sekitar 70% yang kartunya bisa digunakan mendapat pelayanan kesehatan. Sedangkan sisanya belum bisa digunakan karena tidak aktif.

“Saat ini Pemkab Minahasa terus berupaya dengan menambah kuota kepesertaan melalui PBI di tahun 2023, sebanyak 26.000 jiwa,” ungkapnya.

Disisi lain, Rattu mengatakan bahwa Pemkab Minahasa berkomitmen mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik. Dengan melakukan kerjasama bersama BPJS Kesehatan, terkait kepesertaan dan manfaat pelayanan kesehatan.

Terpisah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondano, Raymond Jerry Liuw mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemkab Minahasa yang telah mendukung penuh implementasi program JKN.

“Kami sangat bangga atas komitmen yang tinggi dari Pemerintah Kabupaten Minahasa yang telah bersinergi mewujudkan cakupan kesehatan semesta bagi seluruh penduduk yang ada di wilayah Kabupaten Minahasa untuk terdaftar program JKN,” katanya.

Raymond juga menyampaikan, BPJS Kesehatan akan terus memastikan mutu layanan diberikan oleh fasilitas kesehatan. Serta bekerja sama untuk dapat memberikan pelayanan yang mudah, cepat dan pasti kepada peserta JKN.

“Kini untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan sangat mudah, cukup dengan menunjukan KTP saja. Hal ini merupakan komitmen BPJS Kesehatan untuk memberikan kemudahan kepada peserta memperoleh manfaat dari program JKN,” tandas Raymond.(bly)

Komentar