Panen Jagung, Pemdes Malola Satu Kembali Sukseskan Program Ketahanan Pangan

Amurang, KOMENTARNEWS- Keberhasilan desa Malola Satu, Kecamatan Kumelembuai dalam mengelola dana desa dengan baik telah menjadi sorotan terutama dalam hal ketahanan pangan. Desa yang dipimpin oleh Hukum Tua Raiders Pinatik bisa dijadikan contoh sukses pemanfaatan bantuan Pemerintah pusat itu.

Pinatik menuturkan bahwa kegiatan ketahanan pangan minimal 20 persen di desa Malola Satu untuk tahun 2023. Adapun penggunaannya diperuntukkan pembangunan Jalan Usaha Tani dan pengadaan bibit dan pupuk.

“Saat ini kami masuk musim panen jagung yang merupakan kelanjutan dari kegiatan pada 2022.” Sebut Penatuan P/KB GMIM Yudea itu.

Dia menambahkan saat ini telah memanfaatkan dana desa untuk ketahanan pangan. Capaian ini yang mungkin merupakan prosentase tertinggi di seluruh desa yang ada di Minsel.

Sebagaimana diketahui. Program ketahanan pangan di Kabupaten Minahasa Selatan dimulai sejak Bupati meluncurkan program ketahanan pangan yaitu “Marijo Bakobong dan Marijo Menanam” yang mencakup usaha setiap rumah tangga untuk menyediakan pangan segar dengan memanfaatkan lahan pekarangannya, membangun konektivitas antar rumah tangga. Hal itu dicirikan dengan adanya rumah bibit bersama yang berfungsi optimal, hingga terwujud penyediaan pangan segar skala kawasan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman, didukung seluruh lembaga pemangku kepentingan terkait.

“Program ini sendiri mencakup pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan dan dirancang untuk ketahanan dan kemandirian pangan, diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal, konservasi genetik pangan (tanaman, ternak), menjaga kelestarian melalui kebun bibit desa, dan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.” Pungkasnya (Mor)

Komentar