Dorong Pengembangan KEK Likupang, PLN Operasikan SUTT 150 kV Likupang-Paniki

Minahasa Utara, KOMENTAR. PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi berhasil menyelesaikan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan (PIK) Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Likupang-Paniki yang ditandai dengan berhasil dilakukannya pemberian tegangan pertama (energize) untuk Line GSW pada Senin (10/04).

Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara (UPP Sulut), Ndaru Seto Widiatmoko menyampaikan pembangunan SUTT 150 kV Likupang-Paniki berhasil diselesaikan dalam 2 tahap, yaitu Energize Line 2 pada tanggal 28 Desember 2022 dan Energize Line 1 pada tanggal 10 April 2023.

Ia menjelaskan SUTT 150 kV Likupang – Paniki melewati 4 Kecamatan dan 17 Desa mulai dari Gardu Induk Likupang hingga Gardu Induk Paniki sepanjang 29,78 kilometer-route (kmr) dengan jumlah tower sebanyak 88 tower dan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 87%.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran penyelesaian proyek ini, baik pihak internal PLN maupun seluruh stakeholder eksternal terkait,” ujar Ndaru.

Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda mengatakan “Terkait pembangunan Jaringan Transmisi 150 kV Likupang- Paniki ini, kami dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara selalu memberikan dukungan kepada PLN dalam proses pembangunan infrastruktur tersebut karena pembangunan ini merupakan Proyek Strategis Nasional yang berada di wilayah Kabupaten Minahasa Utara,” ungkapnya.

“Dengan keberhasilan PLN mengoperasikan jaringan transmisi ini akan semakin membantu perkembangan perekonomian masyarakat di Kabupaten Minahasa Utara kedepannya terlebih di sektor pariwisata, mengingat saat ini Likupang merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang juga telah dicanangkan sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP),” tutup Joune.(jou)

Komentar