Senator SBANL Salut, Petani Penggiat Gaharu Berusia Lanjut

Sulut, KOMENTAR – Anggota DPD RI, Senator Ir. Stefanus BAN Liow, MAP (SBANL), salut dan bangganya kepada penggiat gaharu serta kelestarian alam dan lingkungan hidup. Pasalnya, kebanyakan para petani yang terhimpun berusia lanjut, bahkan tiga diantaranya di atas 80 tahun. Hal ini terungkap dalam acara bertajuk bakudapa (bertemu), bacirita (bercerita) dan batanam (menanam) dengan Forum Kelompok Tani Gaharu di Perkebunan Desa Parepei, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, Rabu (19/4).

Senator Stefa, sapaan akrab Anggota Komite II dan Ketua Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI menyatakan, salut dan bangganya, dimana sudah usia lanjut, tetapi luar biasa semangat mereka melakukan penanaman pohon, seperti gaharu, kayu hitam dan cendana serta jenis pohon kayu lainnya secara swadaya dan mandiri, demi anak cucu, sekaligus juga untuk kelestarian alam dan lingkungan serta memberikan nilai tambah ekonomis (kesejahteraan) dimasa mendatang. “Ini yang harus kita teladani, termasuk kalangan milenial untuk terus bergerak menaruh perhatian dan kepedulian terhadap kelestarian alam dan lingkungan hidup,” kata Senator Stefanus Liow yang juga penggiat lingkungan hidup sejak muda sebagai Ketua Generasi Muda Pencinta Alam (Gemupala) Tahun Amurang Tahun 1986 dan Ketua Mapala Mapalus ITM Tahun 1990.

Dalam sesi bacirita sejumlah peserta, seperti Dr. Yansen Tuuk, STh Yeles Tambuwun, Vidy Roring Pandey, STh dan Loesly Kambey, STh, mengungkapkan, kendala-kendala yang dihadapi dan sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah, seperti obat suntik gaharu untuk inokulasi, sarana prasarana pembuatan tea/kopi garahu serta kebutuhan lainnya untuk pengembangan gaharu di Sulut.

Penasehat Forum Kelompok Gaharu Sukut Yeles Tambuwun dari Sonder yang sudah berusia 83 tahun menyatakan, terus menanam, selain gaharu tetapi juga kayu hitam dan cendana.

Sementara itu, Yeles Tambuwun bersama pengurus forum dan semua peserta memberikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran, motivasi, perhatian dan kepedulian dari Senator Stefanus BAN Liow yang terjun langsung berbaur dengan para petani. Bahkan Ketua Forum Kelompok Gaharu Sulut Jhony Rukait menyatakan salut dan bangga juga karena sebelum ‘bacirita’, Senator Stefanus Liow melihat langsung budidaya gaharu dan setelahnya melakukan penanaman bibit pohon gaharu, murbey, kayu hitam dan cendana. Lebih lanjut Johny Rukiat menjelaskan manfaat pohon gaharu, seraya mengatakan, ada sekitar 52 kelompok yang aktif dan telah memiliki sertifikat.

Hadir dalam acara tersebut yakni Kepala Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Minahasa Lucky Rumimpunu, SP dan Koordinator Penyuluh KPH Unit V James Kumowal, SP bersama jajaran Penyuluh Kehutanan, Pengurus Forum dan Ketua-Ketua Kelompok Tani Hutan Gaharu dari Minahasa, Mitra dan Minsel.(rom)

Komentar