Lomba Pawai Paskah Wilayah Kembes Meriah, Istri Wabup Minahasa Pnt Martina Lengkong Jadi Malaikat

Tondano, KOMENTAR- Lomba pawai Paskah yang digelar panitia H2RG Wilayah Kembes berlangsung meriah diikuti para pelayan khusus (Pelsus) dari 11 Jemaat yang ada.

Kegiatan lomba dalam rangka memeriahkan Paskah 2023 dilepas oleh Wakil Bupati Minahasa Pnt Robby Dondokambey SSi MAP (RD) dengan posisi start di GMIM Petra Sawangan diawali ibadah yang dipimpin Ketua BPMW Kembes Pdt Jeffrey NR Kalangi MTh.

Masing masing peserta pawai paskah menampilkan kreatifitas dan menghayati tokoh dalam Alkitab yang diperankan, termasuk menampilkan keunikan.

Diantara peserta yang tampil memukau dan menjadi perhatian yakni Pelsus GMIM Petra Sawangan.Dimana, ada istri Wakil Bupati Minahasa yakni, Pnt Ny Martina Dondokambey-Lengkong SE sebagai peserta pawai. Ia berperan sebagai malaikat. Ketua Komisi W/KI GMIM Petra Sawangan ini terlihat mengenakan kostum putih-putih, dilengkapi sayap di punggung sehingga menyerupai malaikat cantik.

Panas terik matahari tak menyurutkan semangat istri Wabup itu mengikuti prosesi Pawai yang mengambil rute dari gedung gereja GMIM Petra Sawangan dan finis di lapangan Saluhesem Desa Kamangta.

Ibunda dari Sarah Dondokambey ini mengaku bahwa memerankan malaikat atau tokoh dalam Alkitab harus sungguh-sungguh.

“Yesus sudah rela menderita demi menebus dosa kita umat manusia. Jadi kita harus sungguh-sungguh menghayati pengorbanannya dalam selebrasi Paskah. Apalah artinya panas terik, dibanding pengorbanan Yesus di kayu salib,” ujar Pnt Martina sambil tersenyum.

Iring-iringan pawai Paskah ini menggunakan mobil yang dihias, dan para peserta dari masing-masing jemaat memilih tema dan menggunakan seragam Paskah serta Jumat Agung. Jalur yang ditempuh pun, mengitari seluruh jemaat yang berada di wilayah Kembes.

Wabup RD saat melepas peserta meminta agar seluruh peserta yang didalamnya merupakan Pdt serta Pelsus agar bisa memaknai proses kematian Tuhan Yesus demi menebus dosa manusia serta bangkit demi kemenangan umat kristiani. “Mari kita ikuti prosesi pawai ini dengan penuh kemenangan. Karena Tuhan Yesus sudah bangkit demi menebus dosa kita umat manusia,” pintanya.

Juri dalam lomba pawai Paskah ini yakni Pemerintah Kecamatan Tombulu beserta Hukum Tua dari 11 Desa yang ada. Dikatakan Camat Tombulu Shanti Lengkong, sesuai permintaan panitia, yang menjadi juri adalah dari pemerintah. “Kami pun turut bangga ataa kepercayaan. Karena ini juga sebagai bentuk kerja dan pelayanan kami sebagai orang percaya. Bukan sekadar lomba, namun pemberian diri untuk Tuhan,” kata dia.

Sementara, Ketua Pantia H2RG Sara Dondokambey SH mengaku bersyukur karena meski panjang proses yang dilaksanakan sampai larut malam, kegiatan lomba boleh berjalan baik. “Ini berkat campur tangan Tuhan, sehingga acara boleh berjalan dengan baik dan sukses. Walaupun, selesai malam, tapi kami dari panitia bersyukur karena para peserta masih semangat,” akunya.

Dia pun berterima kasih kepada semua peserta yang sudah turut mengambil bagian dan kepada semua panitia serta pihak yang membantu. “Terima kasih kepada semua yang sudah hadir dan juga yang telah membantu kegiatan ini. Teman-teman panitia, Panji Yosua, Pemerintah dan masyarakat yang sudah membantu suksesnya acara ini. Sekali lagi terima kasih,” ucapnya.

Diketahui, kegiatan ini mengambil Finish di Jemaat GMIM Imanuel Kamangta tepatnya berpusat di Lapangan Saluhesem Desa Kamangta. Sebelumnya keliling 11 jemaat, mulai dari Petra Sawangan, Sion Rote, Diaspora Asabri Kamangta, Imanuel Kamangta, Getsemani Tombuluan, Ridel Kembes, Alfa Omega Rumengkor, Torsina Kembes, Betlehem Koka, Anugerah Koka, Kharisma Koka, dan finish di Imanuel Kamangta. UsaiĀ  pawai, ditutup lomba seperti balap karung, lari leper dan makan kerupuk.(bly)

Komentar