Wagub Steven Kandouw Hadiri Pentahbisan Pastori 3 dan HUT ke-123 GMIM Eben Haezer Wulauan Wilayah Tondano IV

Minahasa, KOMENTAR- Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw menghadiri ibadah pentahbisan pastori 3, dirangkaikan dengan HUT ke-123 Jemaat GMIM Eben Haezer Wulauan Wilayah Tondano IV, Kecamatan Tondano Utara, Minggu (30/04).

Dihadiri Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Sekretaris TP PKK Provinsi Sulut dr Kartika Devi Tanos MARS juga selaku Kepala Dinas P3A Provinsi Sulut, sejumlah pejabat Pemprov Sulut dan Pejabat Kabupaten Minahasa.

Wagub Steven mengatakan puji Tuhan bisa berkumpul dengan bapak, ibu di tempat ini. Sudah lama sekali tapi tidak ada yang undang. “Di Provinsi Sulut ada 4.201 gereja, GMIM 1.050 gereja, masjid saja ada 2 ribu. Sudah tujuh tahun tidak selesai keliling gereja. Mohon pengertian, jauh di mata dekat di hati,” canda Wagub Steven Kandouw.

Menurut Wagub Steven Kandouw, usia 123 tahun Jemaat GMIM Eben Wulauan Tondano sudah tua sekali. Sudah 123 tahun, apakah masih ada perceraian, apakah masih ada tindak pidana ringan dan berat.

“Logika 123 tahun seharusnya sudah bertumbuh iman. Paling penting berharga di mata Tuhan. Apakah betul kita menjadi sumber sukacita, harapan, kasih sayang, inspirasi dan kedamaian. Apalah artinya kalau torang masih ada iri hati dan dengki,” kata Wagub Steven.

Wagub Steven Kandouw meminta momen ini menjadi kontemplasi berdoa sendiri-sendiri, apakah torang sudah betul-betul beriman. “Kita harus introspeksi. Karena data statistik angka perceraian paling tinggi di Kabupaten Minahasa. Ini menjadi tanggung jawab pendeta, penatua dan diaken,” ungkap Wagub Steven.

Selain itu, Wagub Steven Kandouw memberitahukan pesan Pak Gubernur Olly Dondokambey tingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), anak-anak orientasi sekolah. Gereja juga harus menjadi motor sekolah dan sekolah.

“Pak gubernur juga membuat bimbingan belajar untuk 32 sekolah kedinasan, supaya ada orang Sulut di Bank Indonesia dan IPDN. Padahal dulu kita jadi rujukan pendidikan di nasional. Makanya, pesan pak gubernur tingkatkan SDM. Karena kita harus berpikir maju kedepan,” ungkap Wagub.

Wagub Steven Kandouw juga mengatakan, tiga tahun covid melanda, yang mampu bertahan dari aspek dunia usaha dan lapangan kerja yaitu pertanian. Makanya terus gelorokan kepada petani Marijo Ba Kobong. Terutama yang mudah-mudah. Dengan berkebun anda sudah menciptakan lapangan kerja. Jangan menyepelehkan pertanian,” ungkapnya.

Diakhir sambutan, Wagub Steven Kandouw secara pribadi menyumbangkan Rp25 juta kepada Jemaat GMIM Eben Wulauan Tondano IV. “Sementara dari Pemprov Sulut harus buat proposal. 25 juta sumbangan pribadi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wagub Steven Kandouw yang juga Wakil Ketua Badan Pekerja Sinode GMIM Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Diakonia (PSDD), meresmikan Pastori 3 yang menurut laporan Ketua Panitia Pembangunan Pastori 3 Diaken Erwin Sumampouw SP MAP, adalah murni swadaya masyarakat, yang dalam awal pembangunannya pada Februari 2020 sempat terkendala dengan pandemi Covid-19.

“Tapi syukur puji Tuhan, semua kendala dapat teratasi, dan jemaat dengan segala pengorbanan tenaga, waktu dan pemikiran, berhasil merampungkan pembangunan rumah untuk tempat tinggal pendeta,” ujarnya didampingi Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Eben Haezer Wulauan Pdt Frolly Darosa-Tulung STh.(st/*)

 

 

 

Komentar