Hadiri Ibadah Agung Paskah Pelprip, Wagub Steven Kandouw: GPdI Luar Biasa! Terima Kasih kepada Gembala dan Jemaat

Minahasa, KOMENTAR- Wakil Gubenur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw menghadiri Ibadah Agung Paskah Pelprip Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI), di lapangan God bless Tondano, Sabtu (06/05).

Turut hadir dalam Ibadah tersebut Pdt Ivone Awuy Lantu, Anggota DPR RI Adriana Dondokambey,
Ketua Komisi Daerah Pelprip/Kaum Bapa GPdI Sulut Drs Meiki M Onibala MSi juga Kepala Inspektorat Pemprov Sulut serta seluruh Gembala dan Jemaat GPdI.

“Mewakili Pak Gubernur Olly, saya bersyukur bisa berkesempatan hadir di peribadatan ini. Dan, saya sangat rasakan bahwa Roh Kudus hadir pada saat ini, serta merupakan kehormatan bagi saya menjadi warga Pelprip untuk saat ini. GPdI Luar biasa! terima kasih kepada Gembala dan jemaat,” ucap Wagub Kandouw yang didaulat sebagai warga kehormatan Pelprip/Kaum GPdi Sulut.

Lebih lanjut Wagub Kandouw menyampaikan bahwa dirinya bangga dimana Sulut masuk 5 besar daerah paling bahagia di Indonesia, dimana Sulut adalah daerah yang toleransi dengan semua Agama kolaborasi masyarakat serta tokoh Agama.

“Saya dan kita semua harus bangga, karena Sulut masuk 5 besar daerah paling bahagia. Karena index pembangunan manusia dikategorikan tinggi, dimana penilainnya adalah kebebasan untuk beribadah tidak ada yang dipisah-pisahkan. Dan ini dibuktikan bukan saja atas kinerja dari pemerintah, tapi kolaborasi antar masyarakat dan seluruh tokoh-tokoh Agama sehingga tercipta kedamaian dan keamanan,”ungkapnya.

Kemudian menurut Wagub Kandouw bahwa data Badan Pusat Statistik (BPS), tertera dari 4000-an Gereja di Sulut, ada 1400 Gereja GPdI. Sehingga patut diapresiasi bahwa para Gembala turut berperan ciptakan kedamaian dan kemanan di Sulut.

“Saya sangat mengapresiasi kepada seluruh Gembala, karena tercatat ada 1400 Gereja GPdI di Sulut. Sehingga, suana damai dan aman Sulut tercipta atas peran dari para Gembala GPdI. Dan, saya minta mari kita jaga kedamaian ini,” ajak Wagub Kandouw.

Lanjut Wagub Steven Kandouw mengingatkan bahwa jangan hanya investasi materil dan investasi intelektual yang diutamakan, tapi utamakanlah investasi spiritual. Serta hubungan vertikal dan horizontal harus seimbang.

“Dengan suasana paskah seperti ini jangan  investasi materil dan investasi intelektual yang diutamakan tapi paling utama adalah investasi spiritual. Serta kita harus menjaga dimensi vertikal dan horizontal harus seimbang. Saya tahu 1400 GPdI hebat tapi apalah artinya gedung gereja tanpa cinta kasih damai sejahtera dan inspirasi. Untuk itu, marilah kita jaga kebesaran Tuhan dengan bersinergi menjaga Pancasila, dan jangan mau dibodohi dan ikut dengan orang-orang penentang Pancasila,” pesan Wagub Kandouw sembari mengingatkan.(ist/*)

 

Komentar