Steaven Kandouw Buka Pancasila Goes To Highschool di SMAN 9 Manado

Manado, KOMENTAR -Wakil Gubernur Sulut Drs.Steven O. E Kandouw beserta Kaban Kesbangpol Daerah Provinsi Sulut, Ferry Sangian, S.Sos, MAP hadir dan membuka kegiatan Pancasila Goes To Highschool bertempat di halaman SMAN 9 Manado Jumat, (6/5).

Kepala SMAN 9 Manado Drs.Meidy Tungkagi, MSi dalam sambutan mengatakan, SMAN 9 Manado terakreditasi A unggul dengan nilai 97 dengan jumlah siswa 2.186 siswa.
“Tentunya dengan hasil akreditasi sekolah A (unggul) ini, menjadi sebuah tantangan bagi lembaga SMAN 9 Manado, untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu kualitas pelayanan pendidikan bagi masyarakat,” katanya.

Dirinya juga mengatakan, dalam kepemimpinan OD-SK ada prestasi di tingkat dunia yang di raih oleh SMAN 9 Manado, juara olimpiade sains di bidang Fisika di tiga negara, hal ini pun membuat kepala sekolah SMAN 9 Manado merasa sangat bangga dengan apa yang menjadi terbaik bagi adik-adik siswa di dunia pendidikan sulawesi utara.

Pada kesempatan ini, Wagub Sulut, Steven Kandouw memberikan pertanyaan kepada siswa untuk dijawab. Pertanyaan yang dilayangkan ke siswa benar, jawabanya diberikan uang tunai untuk pulsa .

Wagub juga menjelaskan kepada siswa bahwa, Uni Soviet menjadi satu negara selama 69 tahun bisa bubar pada tahun 1991 menjadi 15 negara begitu dengan Yugoslavia juga bubar. ā€œApalagi Indonesia negara kepulauan yang bersatu menjadi kuat bukan hanya rasa kebersamaan tetapi karena ada dasar negara ideologi yang mengikat yaitu Pancasila,ā€ kata Wagub.

Wagub mengatakan Pancasila begitu sangat penting menjadi pemersatu adik-adik siswa harus menjadikan Pancasila garda terdepan pemersatu bangsa.

ā€œPenduduk indonesia 260 juta Sulut harus menjadi garda terdepan menjaga Pancasila dan adik-adik siswa harus berkarakter untuk membiasakan berpikir, terutama investasi spiritual, di mana kita wajib beragama dan mengimplementasikan ajaran agama.
Investasi kedua intelektual, adik-adik siswa harus sekolah. Saya mendorong pendidikan vokasi di Politeknik tidak perlu menjadi sarjana yang terpenting sudah bisa kerja dan kalau kita terlatih cepat mendapat kerja. Investasi ketiga yaitu material yaitu dengan jiwa berpikir investasi material punya semangat hidup sebelum kita umur 30 tahun kita sudah punya cita-cita untuk membangun sebuah rumah kita sendiri agar masa depan kita menjadi lebih baik,” jelasnya.(luc)

Komentar