Dibuka Kadis Jani Lukas, Dinas Kebudayaan Sulut Gelar Penulisan Naskah Kajian Ornamen Kain Tradisional

Sulut, KOMENTAR- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), melalui Dinas Kebudayaan Daerah Sulut mengelar penulisan naskah kajian ornamen kain tradisional yang dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Jani Lukas, Senin (08/05).

Kadis Jani Lukas mengatakan kegiatan ornamen ini dilaksanakan setelah pendataan di kabupaten/kota, baik itu di Bolmong Raya, Minahasa Raya hingga daerah kepulauan. Sehingga bersama pakar akan menyusun dan dirampungkan data yang terkumpul lewat penulisan naskah kajian.

Lanjut Kadis Lukas, setelah dibuat naskah dan diputuskan langsung dilaporkan ke Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (ODSK) menyangkut ornamen kain tradisional ini.

“Lewat kegiatan ini ada tim yang merumuskan dan dilanjutkan dengan seminar. Dan, seminar kain tradisional yang sudah dibahas bisa mengatahui ornamen asli di daerah,” ungkap Lukas.

Dikatakan Lukas, emua mengaku ada kain tradisonal untuk daerah di 15 kabupaten/ kota.
“Tentunya, tim ini melihat ornamen yang ada menyangkut asalnya,” kata Lukas sembari mengapresiasi panitia serta tim dalam kegiatan ini.

Hadir dalam kegiatan sekaligus nara sumber Drs Daud Elias Pangkey MPd sebagai koordinator tim ahli kajian kain tradisional,
Drs Jerry Manus dan
Jemmy Manus, kemudian jajaran Disbud Sekretaris Ronny Siwi, Kabid Patricia Mawitjere dan Kasie Museum Berty Sulangi.(ist/*)

 

 

 

Komentar