Fenny Lumanauw Minta Kader PKK Minahasa Kreatif dan Inovatif Membantu Ketahanan Pangan Keluarga

Tondano- TP PKK Kabupaten Minahasa menggelar pelatihan kepada kelompok kerja (Pokja) III, bertempat di Sekretariat TP PKK di Tondano, Selasa (06/06).

Kegiatan pelatihan mengangkat tema “Pekarangan Pangan lestari (P2L) dan Konsumsi Pangan Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) menuju Minahasa hijau dan sehat”. Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari hingg 9 Juni yang diikuti oleh pengurus PKK Pokja III se-Kabupaten Minahasa.

Ketua TP PKK Kabupaten Minahasa Dra Fenny Roring Lumanauw, SIP saat membuka kegiatan mengatakan, pelatihan atau pembinaan ini merupakan salah satu upaya mendukung program unggulan yang ada pada Pokja III guna mencapai agenda prioritas PKK yaitu terkait ketahanan ekonomi dan terkait lingkungan hidup serta guna mendukung penurunan stunting serta penguatan ekonomi masyarakat sebagai dua isu utama yang sedang menjadi perhatian dari PKK, baik PKK Pusat, Provinsi dan juga Kabupaten minahasa.

‚ÄúPemenuhan pangan sangat penting sebagai komponen dasar untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Berbagai kajian ilmiah menunjukkan bahwa untuk dapat hidup sehat dan produktif, dibutuhkan berbagai jenis zat gizi yang bersumber dari makanan yang dikonsumsi. Dengan mengonsumsi makanan yang beranekaragam, kekurangan zat gizi pada jenis makanan tertentu dapat dilengkapi oleh zat gizi dari makanan yang lain sehingga tubuh memperoleh gizi seimbang,‚ÄĚ ungkap Lumanauw.

Untuk itu, istri tercinta Bupati Minahasa Royke Roring ini, mengigatkan perlu adanya upaya penganekaragaman pangan. Dari sisi ketersediaan, upaya tersebut dapat dilakukan dengan menyediakan pilihan pangan yang lebih beragam melalui pengembangan sumber daya lokal dengan memanfaatkan potensi pangan lokal di minahasa. Dari sisi kebutuhan gizi, pangan B2SA berpotensi untuk memperbaiki status gizi masyarakat dengan lebih baik.

Ia menuturkan, salah satu upaya ketahanan pangan keluarga adalah dengan pemanfaatan pekarangan melalui pendekatan skala rumah tangga atau keluarga seperti menanam berbagai jenis tanaman, memelihara ternak kecil, unggas dan ikan guna pemenuhan gizi keluarga.

“Sehingga pemanfaatan fungsi pekarangan dapat optimal, sebab peran PKK dalam pengelolaan rumah tangga dan menjaga ketahanan pangan keluarga sangat penting,” ia menjelaskan.

Peran PKK dalam menjaga ketahanan pangan keluarga terbagi dalam tiga hal, yaitu kemampuan untuk mengatur ekonomi keluarga sehingga mampu untuk membeli kebutuhan pangan, kreatifitas PKK dalam melakukan diversifikasi pangan, kreativitas untuk memanfaatkan lahan kosong sebagai tempat menanam tanaman pangan.

“Saya berharap kader PKK Kabupaten Minahasa menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam membantu ketahanan keluarga, terutama ketahanan pangan keluarga,” ujarnya.(bly))

 

Komentar