KPU Tetapkan DCS, Bawaslu Sulut Siap Terima Aduan Sengketa Bacaleg

Tondano, KOMENTAR- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Propinsi Sulut siap menerima aduan atau sengketa dari Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) pasca penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) DPRD Sulut.

“Masing masing parpol telah menerima surat keputusan ataupun berita acara pleno penetapan DCS dari KPU Sulut.Setelah penetapan DCS ini Bawaslu sudah siap untuk menerima pengaduan terkait sengketa pemilu sesuai dengan pasal 466 undang-undang pemilu. Kalau ada peserta pemilu yang merasa dirugikan dan seterusnya, Bawaslu Sulut siap menerima pengaduan peserta pemilu,” ujar Ketua Bawaslu Sulut, Ardiles Mewih, Minggu (20/08).

Diketahui, KPU Sulut telah menetapkan DCS DPRD Provinsi Sulawesi Utara untuk Pemilu 2024x Jumat (18/08) lewat rapat pleno di Kantor KPU Sulut. Setelah ditetapkan, KPU mengumumkan DCS ke publik hingga Rabu 23 Agustus. Setelah itu, masyarakat diberi kesempatan untuk memberikan sanggahan terhadap DCS ini hingga tanggal 29 Agustus.

Ketua Bawaslu Sulut, Ardiles Mewoh mengatakan, objek dari pengajuan penyelesaian sengketa tersebut adalah keputusan KPU dan apabila nanti setelah Daftar Calon Sementara (DCS) sudah ditetapkan, ini dapat menjadi objek sengketa dan dapat diusulkan ke Bawaslu dalam masa tiga hari kerja, atau sejak terbitnya keputusan KPU terkait DCS tersebut.

“Proses sengketa paling lambat tiga hari kerja setelah terbitnya keputusan DCS atau permohonan sengketa sampai Rabu 23 Agustus. Namun, sebelum disidangkan ada mediasi terlebih dahulu. Jilka tidak ada kesepakatan lanjut ajudikasi. Jadi proses ini berjalan selama 12 hari, ” kata Ardiles.

Pasca penetapan DCS pihaknya menilai, mungkin saja ada dari Bacaleg yang diusulkan partai politik, gagal masuk dalam Daftar Caleg Sementara tersebut. “Jika ada bakal caleg yang merasa dirugikan kami memberikan ruang atau kesempatan ajukan sengketa.Perangkat kami telah siap, ” paparnya.(bly)

Komentar