Spektakuler! HUT ke-59 Provinsi Sulut Diwarnai Atraksi dan Manuver Pesawat Tempur F-16 dan F-35

Sulut, KOMENTAR- Berlangsung spektakuler! Peringatan HUT ke-59 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang digelar di pesisir Teluk Manado di kawasan Pohon Kasih Megamas, Sabtu (23/09).

Gubernur Sulut Olly Dondokambey bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup)
mengenakan pakaian adat daerah, diikuti seluruh jajaran pejabat yang menempati panggung utama maupun undangan yang ada di panggung kiri dan kanan.

HUT ke-59 semakin meriah dengan tampilan parade marching band dari berbagai instansi kesatuan TNI dan sejumlah sekolah, antara lain Gonzaga, SMA Negeri 1 Tomohon.

Pemandangan bentangan alam pantai dan Gunung Manado Tua, serta birunya langit, menambah daya tarik suasana HUT Provinsi Sulut tersebut.

Sejumlah KRI TNI AL berjejer kokoh diikuti perahu-perahu tradisioanal yang dihiasi indah memesona. Lebih spektakuler, HUT ke-59 juga diwarnai atraksi manuver pesawat tempur F-16, F 35 dan aksi penerjun bayung dengan membawa bendera Merah Putih dan banner atau panji-panji sejumlah kesatuan TNI dan Provinsi Sulut.

Gubernur Olly Dondokambey, usai membacakan teks Pancasila menyampaikan amanatnya, bahwa upacara HUT ke-59 dibuat berbeda.

“Menghadapi cakrawala yang luas dan gemuruh ombak serta nyanyian angin, HUT ke-59 Provinsi Sulut dapat dilaksanakan oleh rahmat Tuhan,” tuturnya.

Disampaikan Gubernur Olly, HUT Provinsi Sulut merupakan ukiran sejarah panjang sebagai provinsi yang berdaulat.
“Provinsi Sulut telah melalui berbagai tantangan, namun saat ini, telah mengalami perkembangan dan kemanjuan di berbagai bidang dan sektor. Peringatan HUT ke-59 Provinsi Sulut ini, sekaligus untuk merefleksi, juga untuk melihat tantangan yang ada di depan yang semakin besar,” tuturnya.

Sulut di usia yang ke -59, dikatakan Gubernur Olly, telah mencatat berbagai pencapaian di seluruh sektor, yakni ekonomi, dengan investasi yang terus meningkat semakin memperkuat basis perekonomian rakyat.

Demikian juga peningkatan pendidikan, kesehatan masyarakat, dengan berbagai kesejahteraan, infrastruktur pembangunan turut mendongkrak peningkatan produktivitas.

“Pembangunan jaringan jalan, telah membuka akses peningkatan produktivitas. Capaian tersebut, merupakan kerja keras yang terus dikerjakan untuk kesejahteraan seluruh rakyat,” tuturnya.

Pembangunan spiritual, sejak pemerintahan ODSK telah membangun 1300 rumah ibadah baru, sehingga berdampak signifikan bagi pertumbuhan iman masyarakat Sulut, tingkat toleransi yang tinggi. Ini semua merupakan kerja keras untuk Sulut yang lebih maju dengan fokus pada kesejahteraan rakyat,” sebutnya.

Pertumbuhan ekonomi, saat ini, sambung Gubernur Olly, tidak saja dinikmati segelintir masyarakat, tetapi seluruh masyarakat Provinsi Sulut. Mulai dari kota-kota sampai desa-desa, yang didukung oleh pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional hingga Nilai Tukar Petani (NTP)

“NTP petani menurut laporan Badan Pusat Statistik dalam beberapa tahun meningkat, ini membuktikan ekonomi masyarakat dari kota sampai desa terjaga,” jelasnya.

Dengan mengutamakan sinergitas, Gubernur Olly menyatakan bahwa berbagai kemajuan, tak lepas dari akuntabilitas dan kebijakan pemerintahan yang bekerja bersama-sama dan bergotong royong untuk visi Sulut yang luar biasa.

Kepada TNI Polri, Gubernur Olly menyampaikan apresiasi, yang selama ini, bahu membahu untuk menjaga stabilitas sehingga Sulut aman dan damai.

“Mari kita ingatkan kepada diri sendiri untuk menjalani kehidupan dengan semangat dan tekad untuk Sulut lebih maju,” ujarnya sembari menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Sulut, yang tetap bersama-sama menjaga stabilitas keamanan sehingga Sulut menjadi kota pariwisata.

“Terima kasih kepada Wakil Kepala Staf TNI AL Akhmadi Heri Purwono dan seluruh staf yang sudah mempersiapkan atraksi dan manuver pesawat untuk merayakan HUT ke-59 Provinsi Sulut,” kata Gubernur Olly.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw menerima Brevet Kehormatan dari Wakil Kepala Staf TNI AL Akhmadi Heri Purwono.

“Brevet Kehormatan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja sama antara TNI yang selama ini bekerja sama menjaga keamanan dan stabilitas Sulawesi Utara,” pungkasnya.

Hadir pada peringatan HUT, Ketua TP PKK Sulut Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw, Sekretaris TP PKK Sulut dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS, dan seluruh jajaran Forkopimda Sulut, Dubes Taiwan, Rektor Unsrat, Direktur Perguruan Tinggi Negeri, bupati, wakil bupati, walikota dan wakil walikota serta undangan lainnya.(ist/*)

 

Komentar